Depok intensifkan pertanian mulai dari pekarangan
Rabu, 11 September 2013 - 15:04 WIB
Depok intensifkan pertanian mulai dari pekarangan
A
A
A
Sindonews.com - Untuk meningkatkan ketahanan pangan warganya, Pemerintah Kota Depok mengimbau warganya menanam aneka sayuran mulai dari pekarangan rumahnya. Disamping itu, Pemkot Depok juga akan memanfaatkan sejumlah lahan tidur yang kini masih menganggur.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Depok, Abdul Haris mengimbau agar warga memanfaatkan lahan pekarangannya dengan menanami tanaman pangan. Saat ini telah digalakkan pembentukan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di sejumlah wilayah.
"Seperti KRPL yang sudah ada di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos. Lahan yang ada di Depok sangat berbeda dengan lahan di daerah lain yang masih luas. Karena itu, lahan kosong harus diintensifkan," katanya di Balai Kota Depok, Rabu (11/9/2013).
Biasanya lahan-lahan itu bukan milik warga Depok melainkan milik warga di luar Depok. Padahal lahan kosong tersebut bisa dimanfaatkan dengan ditanami tanaman pangan.
Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengimbau kepada warganya agar dapat memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan. Seperti singkong, ubi, kentang, dan jagung.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Depok, Abdul Haris mengimbau agar warga memanfaatkan lahan pekarangannya dengan menanami tanaman pangan. Saat ini telah digalakkan pembentukan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di sejumlah wilayah.
"Seperti KRPL yang sudah ada di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos. Lahan yang ada di Depok sangat berbeda dengan lahan di daerah lain yang masih luas. Karena itu, lahan kosong harus diintensifkan," katanya di Balai Kota Depok, Rabu (11/9/2013).
Biasanya lahan-lahan itu bukan milik warga Depok melainkan milik warga di luar Depok. Padahal lahan kosong tersebut bisa dimanfaatkan dengan ditanami tanaman pangan.
Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengimbau kepada warganya agar dapat memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan. Seperti singkong, ubi, kentang, dan jagung.
(ysw)