Masuk SMP Negeri di Aceh ditanya ukuran kelamin

Kamis, 05 September 2013 - 05:25 WIB
Masuk SMP Negeri di...
Masuk SMP Negeri di Aceh ditanya ukuran kelamin
A A A
Sindonews.com - Para orang tua siswa baru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Sabang, Aceh, terperanjat saat mendapatkan formulir isian data kesehatan anaknya. Pasalnya, formulir tersebut mencantumkan isian ukuran kelamin dan payudara siswa.

Salah seorang orang tua siswa Nurlina mengatakan, dirinya semula tidak mencermati formulir tersebut. Kemudian anaknya yang baru masuk ke SMP Negeri 1 Sabang, menjelaskan soal formulir yang diberi guru saat mata pelajaran Matematika.

“Dia tunjukkan sama saya formulirnya, dan bilang tidak mengerti cara mengisinya. Waktu saya lihat, saya cukup terkejut. Karena ada gambar-gambar alat kelamin dan payudara,” katanya, kepada wartawan, Rabu (4/9/2013).

Menurutnya, formulir tersebut diberikan anaknya, pada Selasa 3 September 2013, dan harus diserahkan pada hari ini. Tapi karena belum diisi, formulir itu tidak dikembalikan ke sekolah.

“Saya belum sempat tanya ke sekolah. Memang hari ini disuruh kumpul. Tapi tidak di isi, jadi tidak diserahkan. Saya sudah cek ke orang tua siswa dari kelas yang lain, dan mereka juga mengaku mendapatkan formulir yang sama,” kata Nurlina.

Dia menjelaskan ada satu halaman formulir yang bergambar contoh payudara, kelamin perempuan, dan kelamin laki-laki. Masing-masing ada empat nomor dari gambar tersebut, dari ukuran terkecil hingga ukuran terbesar. Siswa disuruh melingkari salah satu nomor sesuai dengan bentuk tubuhnya.

Formulir tersebut terdiri dari enam halaman. Di halaman awal tertulis formulir itu berjudul ’Kuisioner Penjaringan Kesehatan Peserta Didik Sekolah Lanjutan’ dan masuk kategori ’Rahasia’. Kemudian ada tulisan Puskesmas di sudut kiri atas.

“Sangat tidak etis kalau sampai mempertanyakan ukuran organ vital, untuk apa itu,” terangnya.

Dalam formulir yang diperoleh wartawan, dalam pada bagian 4, merupakan isian tentang kesehatan reproduksi. Pada bagian isian untuk peserta didik putri, ditanyakan perihal menstruasi dan keputihan.

Di bawah pertanyaan itu, terdapat gambar ukuran payudara dan alat kelamin perempuan. Sementara pada bagian isian untuk peserta didik putra, terdapat pertanyaan apakah pernah mimpi basah dan apakah pernah mengalami gatal-gatal di sekitar kemaluan berikut gambar-gambarnya.

Ketua Komite Sekolah SMP Negeri 1 Sabang Iskandar mengatakan, dirinya tidak mengetahui persoalan itu. Dia pun terkesan menolak memberikan keterangan. ”Saya tak mau banyak berkomentar, tanya pihak sekolah saja,” ujarnya sambil menutup telepon.

Kepala Dinas Kesehatan Sabang dr Ali Imran yang dihubungi membenarkan adanya hal tersebut. Namun dia mengaku tidak tahu menahu kalau formulir itu sampai ke sekolah di Sabang.

“Saya belum tahu soal itu. Saat ini masih dicek oleh jajaran saya. Karena saya masih pendidikan di Bogor,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Sabang Rajuddin membenarkan bahwa formulir isian tersebut berasal dari Puskesmas Cot Bau Sabang, karena SMP Negeri 1 berada di wilayah kerja puskesmas tersebut.

“Itu kuisioner penjaringan informasi kesehatan yang sudah ada tahun sebelumnya. Tapi tahun lalu tidak ada komplain. Maksud formulir ini, supaya anak didik didapatkan info kesehatannya secara lengkap. Ini khusus untuk siswa baru saja,” katanya.

Menurutnya, formulir tersebut berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. Untuk siswa baru di tingkat SMA juga mendapatkan formulir yang sama.

“Tapi mungkin belum dibagi saja. Namun dengan adanya komplain dari orang tua ini, kami akan mencari solusi agar bisa diselesaikan. Saat ini saya belum bisa beri jawaban,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sabang Misman, juga mengaku tidak tahu soal formulir isian tersebut. Menurutnya, dia masih melakukan pengecekan ke pihak sekolah.

“Saya masih mau panggil kepala sekolahnya. Kenapa bisa ada formulir seperti itu sampai ke siswa. Saya juga akan mengonfirmasinya ke Dinas Kesehatan,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
1 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
1 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved