Kinerja PNS Pemkot Solo makin disorot

Selasa, 03 September 2013 - 18:05 WIB
Kinerja PNS Pemkot Solo...
Kinerja PNS Pemkot Solo makin disorot
A A A
Sindonews.com - Kinerja jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Solo, Jawa Tengah semakin disorot. Pasalnya pemerintah baru saja memberikan fasilitas berupa 206 unit untuk PNS itu.

Mereka yang menerima sepeda motor adalah lurah, petugas Puskesmas, pengawas sekolah, Sekretariat DPRD, penarik Pajak dan Satpol PP.

Hari ini, 206 unit sepeda motor tersebut telah diserahkan kepada para PNS di Pendapo Gede Balai Kota Solo.

Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset (DPPKA) memasang pagu anggaran pembelian sepeda motor Rp15 juta per unit. Status pinjam pakai 206 sepeda motor ini menyasar 51 lurah, pegawai Puskesmas di bawah Dinas Kesehatan Kota (DKK), penarik pajak di bawah DPPKA, PNS di Setwan, pengawas sekolah tiap UPTD di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), dan Satpol PP.

Kabid Aset DPPKA Sugiyatno mengatakan, pemegang sepeda motor di SKPD teknis ditentukan kepala dinas. Misalnya sepeda motor Satpol PP yang khusus bagi petugas pengawas lapangan. Dia berharap, kinerja PNS akan lebih baik melalui pemberian fasilitas tersebut.

“Motor Smash milik lurah berusia 10 tahun, sejak dibelikan pada 2003 silam. Kualitasnya sekarang menurun dan menghambat kinerja. Idealnya ganti per lima tahun, namun baru bisa sekarang karena faktor ketersediaan anggaran,” jelasnya, Selasa (03/09/2013).

Mengenai sepeda motor lama, Sugiyatno mengaku belum diperintah menarik aset itu seiring pemakaian sepeda motor baru. Hal ini menunggu keputusan Sekda ihwal penghapusan aset dan pemanfaatan kembali sepeda motor lama.

Nantinya, ongkos operasional sepeda motor dipasang oleh masing-masing SKPD.

“Yang Smash belum tahu akan dipakai lagi ataukah akan dihapus. Menanti Pak Sekda bagaimana menyikapinya,” jelasnya.

Anggota Komisi I DPRD Kota Solo Dedy Purnomo mengatakan, Inspektorat Daerah dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) diminta serius mengawasi kinerja PNS supaya pemberian fasilitas ini setimpal dengan kontribusinya kepada masyarakat.

“Tetap dimonitoring apakah kinerjanya akan semakin baik? Sebelumnya, mereka mengeluhkan motor lama rusak sehingga sulit menjangkau warganya. Kini, harapannya tak ada lagi alasan semacam itu,” jelas Sugiyatno.

“Jika nanti ternyata kok tetap saja (kinerja buruk), mekanisme sanksi mutlak diterapkan BKD dan Inspektorat Daerah. Butuh anggaran yang tidak sedikit untuk mengadakan fasilitas bagi mereka (PNS),” imbuhnya.
(lns)
Berita Terkait
Apel Pertama Pasca Libur...
Apel Pertama Pasca Libur Natal, Banyak PNS Setda Majalengka Masih Absen
Terekam Kamera, Oknum...
Terekam Kamera, Oknum PNS Ganti Plat Merah Mobil Dinas ke Plat Hitam
Ini Lima Penghasilan...
Ini Lima Penghasilan yang Diterima PNS Selain Gaji Pokok
Mengenal Gaji Tunggal...
Mengenal Gaji Tunggal PNS, Kebijakan Upah yang Segera Digodok Pemerintah
Kenali Pangkat dan Golongan...
Kenali Pangkat dan Golongan PNS Beserta Tunjangannya
Beneran Nih Tunjangan...
Beneran Nih Tunjangan Pensiunan PNS Capai Rp1 Miliar?
Berita Terkini
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
40 menit yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
6 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved