50 hektare lahan tani di Banjarnegara kekeringan

Selasa, 03 September 2013 - 14:29 WIB
50 hektare lahan tani...
50 hektare lahan tani di Banjarnegara kekeringan
A A A
Sindonews.com - Akibat musim kemarau, puluhan hektare sawah dan lahan pertanian, di Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalami kekeringan. Usia padi yang baru 30 hari, kini tak teraliri air. Petani pun terancam gagal panen.

Kondisi itu, melanda sawah seluas 600 meter persegi, di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan. Akibat tak teraliri air, kondisi sawah mengalami kekeringan dan retak retak. Saluran irigasi yang biasa mengaliri sawah sudah mengering sejak satu bulan lalu.

Satu satunya harapan petani untuk pengairan sawah, kini hanya dari air hujan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, dipastikan seluruh tanaman padi milik petani akan mati dan petani pun akan mengalami gagal panen.

"kalau kaya gini terus, ya pasti kita enggak bisa panen. Lah mau panen gimana? Wong tanaman semua mati," ujar Sukir, petani asal Desa Gumelem, kepada wartawan, Selasa (3/9/2013).

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegara, ada sekira 50 hektare lahan pertanian padi yang ada di Kecamatan Susukan, Madiraja, dan Kali Bening yang terancam kekeringan.

Adanya hujan saat musim kemarau, membuat banyak petani nekat tetap menanam padi. Akibatnya, saat ini banyak tanaman yang mengalami kekeringan.

"Dari data sementara, tak kurang 50 hektare sawah di Banjarnegara terancam kekeringan. Hal ini disebabkan oleh masa tanam yang salah. Petani memperkirakan akan masih ada hujan. Namun ternyata tidak, dan irigasi mengering," beber Kadin Pertanian Kabupaten Banjarnegara Dwi Atmaji.

Dia melanjutkan, untuk bisa mempertahankan kondisi tanaman agar tidak mati kekurangan air, pihaknya mengimbau para petani untuk melakukan penyiraman dengan bantuan pompa. Meski biaya produksi lebih mahal, langkah ini bisa mengurangi jumlah kerugian petani.
(san)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 menit yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
21 menit yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
22 menit yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
57 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
2 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved