Ini alasan kekalahan Bambang-Said di Blitar

Minggu, 01 September 2013 - 14:10 WIB
Ini alasan kekalahan...
Ini alasan kekalahan Bambang-Said di Blitar
A A A
Sindonews.com - Pemaksaan kehendak elit PDI Perjuangan pusat (DPP) dikritik sebagai penyebab terjungkalnya pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Bambang DH-Said Abdullah di kandang banteng Blitar.

Terpilihnya pasangan Bambang-Said dinilai sebagai pengabaian elit DPP PDI Perjuangan atas realitas sosial politik masyarakat Jawa Timur.

"Akibatnya ya seperti ini (kalah)," ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Samanhudi Anwar yang juga menjabat Wali Kota Blitar, Minggu (1/9/2013).

Sesuai perhitungan cepat, pasangan Karsa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) meraih kemenangan 37 persen di Kota Blitar. Urutan kedua ditempati pasangan Berkah (Khofifah-Herman) dengan perolehan suara 34 persen.

Sementara pasangan Bambang-Said yang seharusnya bisa menjadi tuan di kandang sendiri hanya meraup 25 persen suara, disusul pasangan Eggi-Sihat hanya 2 persen suara

Kondisi tak jauh beda terjadi di Kabupaten Blitar. Pasangan Berkah unggul 28 persen suara. Urutan kedua dipegang pasangan Karsa 23 persen, pasangan Bambang-Said 11 persen dan pasangan Eggi-Sihat 2 persen.

Seperti halnya Solo Jawa Tengah dan Pulau Bali, Kotamadya dan Kabupaten Blitar memiliki sejarah khusus bagi kaum nasionalis, khususnya PDI Perjuangan. Karenanya selain berjuluk kandang banteng, Blitar juga kerap disebut sebagai dapur nasionalisme. Tentunya ironis, jika perolehan suara PDI Perjuangan jeblok di kandang sendiri.

Menurut Samanhudi, kemandirian calon (kader sendiri) tanpa berkoalisi dengan golongan "hijau" menjadi bumerang bagi partai.

Keadaan itu diperparah kurang kesohornya paslon di mata masyarakat Jawa Timur, ditambah mepetnya sosialiasasi yang bila dibandingkan dengan paslon lain, jauh tertinggal.

"Sosialisasi calon minimal satu tahun sebelum pencoblosan,"paparnya. Samanhudi juga berpendapat bahwa kekalahan juga dipengaruhi macetnya mesin politik di lapangan.
(ysw)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
1 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
2 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
2 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
3 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
4 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved