Penduduk Karawang membengkak, capai 74.158 orang setahun

Sabtu, 31 Agustus 2013 - 17:14 WIB
Penduduk Karawang membengkak,...
Penduduk Karawang membengkak, capai 74.158 orang setahun
A A A
Sindonews.com - Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Kerawang tidak terbendung. Hal ini tampak dari tingginya angka kelahiran bayi, dan banyaknya warga di luar Kerawang yang mencari kerja di pabrik, dan berpindah rumah. Dalam satu tahun, peningkatan warga di Kerawang mencapai 3,8 persen.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karawang Eka Sanatha, salah satu sebab tingginya laju pertumbuhan penduduk di Kerawang adalah kalah bersaingnya tenaga kerja sekitar, dengan yang berada di luarnya.

"Ketidaksiapan warga Karawang dalam kompetisi untuk memperoleh pekerjaan, dinilai menjadi pemicu meningkatnya Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP), di Kabupaten Karawang," ujar Eka, kepada wartawan, Sabtu (31/8/2013).

Ditambahkan dia, berdirinya pabrik di Karawang menjadi magnet tersendiri bagi warga pendatang untuk mencari kerja di kawasan itu. Banyak perusahaan yang merekrut pekerja dari luar daerah dibanding pekerja lokal yang rendah kualitasnya.

"Berdasarkan data, pada tahun 2012, warga pendatang yang tercatat mencapai 19.051 orang. Sementara angka kelahiran bayi tercatat 55.107 jiwa. Jika diakumulasikan, LPP Kabupaten Karawang menembus angka 74.158 orang pertahun atau mengalami peningkatan 3,8 persen," bebernya.

Dikatakan dia, selama Juli 2013, warga pendatang yang masuk menjadi warga Karawang tercatat ada 859 orang. Sementara warga Karawang yang pindah ke daerah lain, hanya terdata 381 orang.

"Selisih angka antara warga yang datang dengan yang ke luar daerah terlalu tinggi. Hal itu pula yang mengakibatkan Kabupaten Karawang terasa lebih cepat sesak," terangnya.

Berdirinya pabrik di Kabupaten Karawang, menjadi daya tarik bagi pencari kerja untuk berbondong-bondong menetap dan tinggal di kawasan ini. Banyaknya pabrik dan angkatan kerja di kawasan ini, telah membuat Kerawang menjadi daerah industri besar di Asia Tenggara.

"Karawang merupakan daerah tujuan kaum urban. Peningkatan jumlah penduduk di Karawang tidak hanya terjadi pada pasca Lebaran saja. Namun, jika berdiri pabrik baru. Mereka (warga pendatang) masuk ke Karawang, karena memang telah siap bekerja," jelasnya.

Hal itu, berbanding terbalik dengan warga asli Karawang. Kendati pabrik banyak berdiri, mereka tidak bisa bekerja. Ini lantaran keahlian mereka yang kalah dibanding angkatan kerja dari luar daerah itu. Hal yang berbeda juga dengan di wilayah penunjang ibu kota.

"Mereka yang datang ke Karawang tujuannya sudah pasti bekerja di pabrik. Sementara mereka yang datang ke wilayah Bogor, Tangerang, dan Bekasi, bisa menjadi pemulung, pedagang asongan, atau mungkin pengemis," tuturnya.
(san)
Berita Terkait
Pemkab Sleman Jemput...
Pemkab Sleman Jemput Bola bagi Layanan Kependudukan Penyandang Sosial
Heboh, Surat Kependudukan...
Heboh, Surat Kependudukan Susi Pudjiastuti Dijadikan Bungkus Gorengan
Kurang Pemahaman, Warga...
Kurang Pemahaman, Warga Masih Cetak KK di Kantor Catatan Sipil
Begini Cara Mengurus...
Begini Cara Mengurus Surat Pindah Domisili Terbaru
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Penduduk China Bakal...
Penduduk China Bakal Menyusut 50 Persen dalam 80 Tahun, Karena Remaja Enggan Punya Anak
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
20 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
Januari 2025, Tercatat...
Januari 2025, Tercatat 146,5 Juta Orang Indonesia Memakai Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved