Abdul Syukur yakin sapu bersih semua wilayah
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 12:55 WIB
Abdul Syukur yakin sapu bersih semua wilayah
A
A
A
Sindonews.com - Calon Wali Kota Tangerang nomor urut dua, Abdul Syukur melakukan pencoblosan di TPS 4, RT 4/1, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, sekira pukul 11.00 WIB, Sabtu (31/8/2013). Abdul Syukur datang ke TPS bersama istrinya Fatra Hayati.
Ditemui usia mencoblos, Abdul Syukur tampaknya optimis sekali bisa menang di Pemilukada Kota Tangerang. Bahkan, ia percaya diri bisa menang di semua wilayah yang lebih dulu dipimpin kakaknya tersebut.
"Saya yakin bisa menang di semua wilayah. Saya tidak lihat lawan itu berat atau ringan, biasa saja," paparnya.
Akan tetapi, dia tidak bisa memperdiksi jumlah suara yang akan diraihnya, tetapi dia yakin bisa menang satu putaran. Terkait banyaknya calon kandidat yang tinggal di kawasan Kecamatan Pinang, Abdul syukur juga yakin tidak akan mempengaruhi suaranya.
"Saya optimis satu putaran, presentasi saya tidak bisa memprediksi," katanya.
Jika harus dua putaran, dia mengimbau kepada para pendukungnya untuk tetap menjaga kondusifitas. Kalau pun menang, dia melarang para relawannya untuk merayakannya.
"Saya biasa bertarung, main bola kalah menang itu biasa, dalam pilkada juga sama. Ini kan ada kesepakatan bersama, jadi harus fair play," tukas Abdul Syukur.
Ditemui usia mencoblos, Abdul Syukur tampaknya optimis sekali bisa menang di Pemilukada Kota Tangerang. Bahkan, ia percaya diri bisa menang di semua wilayah yang lebih dulu dipimpin kakaknya tersebut.
"Saya yakin bisa menang di semua wilayah. Saya tidak lihat lawan itu berat atau ringan, biasa saja," paparnya.
Akan tetapi, dia tidak bisa memperdiksi jumlah suara yang akan diraihnya, tetapi dia yakin bisa menang satu putaran. Terkait banyaknya calon kandidat yang tinggal di kawasan Kecamatan Pinang, Abdul syukur juga yakin tidak akan mempengaruhi suaranya.
"Saya optimis satu putaran, presentasi saya tidak bisa memprediksi," katanya.
Jika harus dua putaran, dia mengimbau kepada para pendukungnya untuk tetap menjaga kondusifitas. Kalau pun menang, dia melarang para relawannya untuk merayakannya.
"Saya biasa bertarung, main bola kalah menang itu biasa, dalam pilkada juga sama. Ini kan ada kesepakatan bersama, jadi harus fair play," tukas Abdul Syukur.
(kri)