Kebijakan tak jelas, DPRD Tangerang lakukan hak interplasi

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 13:46 WIB
Kebijakan tak jelas,...
Kebijakan tak jelas, DPRD Tangerang lakukan hak interplasi
A A A
Sindonews.com - Rencana hak interplasi yang akan dilakukan 3 fraksi DPRD kepada Wali kota Tangerang, Wahidin Halim (WH) yang sudah disetujui pengunduran dirinya oleh DPRD Kota Tangerang Rabu 29 Mei 2013 lalu saat ini masih terus digodok.

"Ada wacana dari rekan-rekan fraksi untuk melakukan hak interplasi terhadap berbagai kebijakan WH yang tidak jelas, dan ini merupakan hak konstitusional sesuai dengan Undang-undang dan tata tertib," kata Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine, Jumat (30/8/2013).

Adapun tiga fraksi yang mengatakan berniat untuk mengajukan hak interplasi adalah Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat dan Fraksi PDIP.

"Hingga saat ini hal tersebut masih wacana, akan tetapi bila anggota fraksi sudah mengajukan kepada saya sebagai ketua, maka akan kami proses. Dan akan kami pertanyakan langsung ke wali kota langsung terkait kebijakan-kebijakannya itu," tutur Herry.

Beberapa hal substansial yang dikatakan Herry membuat anggota fraksi ingin menggunakan hal interplasinya adalah terkait masalah pengunduran dirinya yang sudah diplenokan dan disetujui di DPRD beberapa waktu lalu.

Menurut Herry, WH isunya telah mencabut surat pengunduran dirinya ke gubernur. "Harusnya kalau memang beliau mau mencabut surat pengunduran dirinya, juga harus melalui DPRD dong, kan ada tahapan dan etikanya," terangnya.

Selain terkait pengunduran diri, Herry juga mengatakan, pada massa usai penetapan pengunduran diri WH beberapa kali melakukan mutasi pejabat, yang seyogyakan tidak dapat dilakukan karena statusnya yang sudah mengundurkan diri.

"Bukan cuma itu, kebijakan mencabut kerja sama 5 RS yang menerima layanan Jamkesda amat merugikan masyarakat. Karena Kepala Dinkes sendiri yang menyatakan bahwa pemberhentian 4 RS Sari Asih Group adalah kebijakan Walikota Tangerang," tegasnya.

Jadi menurut Herry bukan hanya masalah hutang dan penyerapan anggaran yang terlalu besar terhadap 4 RS tersebut, melainkan ada hal lain. Dan hal lain apakah yang ada dibalik ini yang katanya akan ditanyakan melalui hak Interplasi.

"Kalo bicara hutang dan serapan, RSUD Kabupaten jauh lebih tinggi, kalau bicara RS yang bermaslah tidak mau menerima pasien ada yang lebih bermasalah. Maka ini akan kami mintakan penjelasannya," pungkasnya.

Untuk diketahui, selain sudah mengundurkan diri, WH juga sudah dipecat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dan pemutusan MoU secara sepihak yang dilakukan WH dilaksanakan saat Wakil Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah yang juga pemilik RS Sari Asih Group cuti kampanye karena masuk dalam bursa calon wali kota Tangerang.

Sementara itu, WH beberapa waktu lalu menyatakan bahwa pemutusan hubungan kerja sama dengan 4 RS Sari Asih Group dilakukan karena beban hutang cukup tinggi. "Ada lima yang diputus karena serapan dan hutangnya sudah banyak. Nanti dievaluasi lagi," ucapnya waktu itu.
(mhd)
Berita Terkait
Pemkot Tangerang Pastikan...
Pemkot Tangerang Pastikan 146 Sekolah Swasta Gratis
Pemkot Tangerang Kembangkan...
Pemkot Tangerang Kembangkan Wisata Edukasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Minta Kemudahan Pelayanan Masyarakat Harus Jadi Budaya
Puluhan Pedagang Emas...
Puluhan Pedagang Emas Pasar Anyar Tangerang Mendaftar untuk Relokasi
Pemkot Tangerang Berlakukan...
Pemkot Tangerang Berlakukan PSBB, Wali Kota Arief Ajak Masyarakat Disiplin
Dua Hari PSBB di Kota...
Dua Hari PSBB di Kota Tangerang, Wali Kota Arief Datangi Check Point untuk Evaluasi
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
7 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
7 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
7 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
8 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
8 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
8 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved