Ketua DPD dipecat, loyalis WH kena serangan jantung

Kamis, 29 Agustus 2013 - 12:11 WIB
Ketua DPD dipecat, loyalis...
Ketua DPD dipecat, loyalis WH kena serangan jantung
A A A
Sindonews.com - Euforia berlebihan yang ditunjukan kader Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Tangerang terhadap pemecatan Ketua DPD Partai Demokrat Banten Wahidin Halim (WH) membuat salahsatu kader meninggal setelah terkena serangan jantung semalam.

Peristiwa serangan jantung tersebut bermula saat Rabu 28 Agustus 2013 malam, DPC Demokrat Kota Tangerang membahas pemecatan tersebut di kantor mereka di Jalan Benteng Betawai, Cipondoh, Kota Tangerang. Perdebatan sengit terjadi dalam rapat tersebut dan berujung pada kematian Anggota Majelis Pertimbangan Cabang (MPC) Partai Demokrat Kota Tangerang Dedi Madsudi alias Cepy.

Menurut informasi yang didapat, begitu kader mengetahui WH secara resmi dipecat, pada kader bergembira seraya menurunkan seluruh baliho bergambar WH. Para perwakilan pengurus anak cabang (PAC) bersorak sorai kesenangan karena Wahidin akhirnya benar-benar dipecat.

Cepy memang dikenal dekat dengan Wahidin Halim. Cepy hanya terdiam, kemudian sesekali emosi melihat perangai para kader yang kegirangan.
Menyusul kemudian, dirinya kejang-kejang dan langsung dibawa ke RS Mayapada, Modernland , Cikokol, Kota Tangerang. Namun, nyawa Cepy sudah tidak bisa diselematkan saat diperjalan sudah menghilang.

Namun kronologis itu dibantah Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Banten Herry Rumawatine yang mengaku berada di lokasi malam itu. Menurutnya, H Cepy juga ikut dalam euforia malam itu.

“Semua yang hadir malam itu emosi kegembiraannya terlalu berlebih. Adapun yang tidak, mereka yang tidak hadir. Dia (Cepy) sempat bilang ke teman-teman pengurus, saya bukan orang Wahidin Halim, saya orang SBY. Jadi agenda malam itu memang sehabis membahas pemenangan Arief-Sachrudin, kita bahas soal pemecatan Wahidin Halim,” terang Herry, Kamis (29/8/2013).

Setelah itu, barulah Cepy menurut Herry mendapat serangan jantung. “Kita langsung bawa ke RS, tetapi sudah tak tertolong,” terangnya.
(ysw)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved