Ini dia sebab utama buruknya keuangan di NTT

Rabu, 28 Agustus 2013 - 12:26 WIB
Ini dia sebab utama...
Ini dia sebab utama buruknya keuangan di NTT
A A A
Sindonews.com - Sistem pengelolaan keuangan daerah pada empat kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diketahui buruk. Empat kabupaten itu, diantaranya Timor Tengah Utara (TTU), Ngada, Sumba Barat Daya, dan Flores Timur.

Hal tersebut terungkap dalam seminar sosialisasi dukungan penguatan peran media untuk transparansi dan advokasi anggaran publik, di Ruang pertemuan Hotel On The Rock Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Khusus Timor Tengah Utara, dan Ngada pada tahun 2011 lalu, diketahui disklaimer atau pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak berpendapat soal dua kabupaten itu," ungkap Pakar Ekonomi Frits Fanggidae, di Kupang, Rabu (28/08/2013).

Salah satu indikatornya, sering terlambat dalam penyerahan LPJK melebihi batas waktu yang ditentukan oleh BPK, yakni setiap 31 Maret tahun berjalan.

Dia mencontohkan, salah satu penyebab utama buruknya pengelolaan keuangan daerah adalah mutasi yang dilakukan setiap tahun. Hal ini berakibat, setiap tahun hampir semua kegiatan berawal dari nol atau pertama, bahkan ada yang tidak paham dalam tupoksi mereka.

"Ada pejabat yang sudah pernah mengikuti pelatihan akuntasi soal pengelolaan keuangan daerah, namun karena belum bekerja lama harus dimutasi lagi dengan latar belakang pendidikan seperti sarjana hukum misalnya, nah itu yang membuat pengelolaan keuangan daerah kacau," terangnya.

Untuk bisa menuju ke Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), semua aspek harus diperhatikan seperti akuntabilitas yang tinggi, dan transparansi tetang pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, mutasi yang dilakukan oleh pejabat daerah harus diperhatikan, agar sesuai dengan latar belakang pendidikan.
(san)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
2 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
11 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
11 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved