Jadi saksi, Yadi nginap 2 malam di Polrestabes Bandung

Sabtu, 24 Agustus 2013 - 01:01 WIB
Jadi saksi, Yadi nginap...
Jadi saksi, Yadi nginap 2 malam di Polrestabes Bandung
A A A
Sindonews.com - Yadi Supardi (16), pemuda yang dijadikan saksi dalam kasus penjambretan Sisca Yofie tewas mengaku punya pengalaman paling mendebarkan.

Selain sempat menyaksikan langsung Sisca mengejar jambret, dirinya juga sempat menginap selama dua hari di Gedung Satreskrim Polrestabes Bandung pasca kejadian.

Ia dijemput polisi Sabtu 10 Agustus atau 5 hari pasca meninggalnya Sisca. Saat itu sekitar pukul 19.00 WIB, lima orang polisi berpakaian preman mendatanginya di pos security dekat sebuah hotel yang tidak jauh dari kos Sisca.

"Kaget, lagi diem di pos tiba-tiba datang pak polisi. Sempet ditanya-tanya, terus saya dibawa ke TKP (kos Sisca) untuk menjelaskan apa yang saya lihat waktu itu," tutur Yadi, Jumat (23/8/2013).

Karena takut bercampur panik, Yadi sempat bingun ketika disuruh menjelaskan apa yang dilihatkan waktu itu. "Pusing polisi itu yang ngomong semua secara bersamaan, jadi saya iya-iya aja," jelasnya.

Setelah melakukan reka ulang di TKP, Yadi pun langsung dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk dimintai keterangannya sebagai saksi.

Yadi yang tak lagi panik pun akhirnya menceritakan jika dirinya tidak melihat adanya pembacokan di depan kosan dan hanya melihat saat Sisca mengejar pelaku.

Selama berada di Gedung Satrekrim, Yadi secara berulang ditanya mengenai kronologi yang dilihatnya oleh penyidik yang berbeda.

"Sempet diriung (dikepung) sama banyak polisi, sekitar 10 orangan. Mereka nanya ke saya secara bersama-sama, sempet bingung, tapi disana (Polrestabes) pikiran udah tenang jadi saya ceritain sesuai dengan yang kemarin rekontruksi," bebernya.

Di saat pemeriksaan itu, Yadi pun sempat diperlihatkan wajah tersangka Ade melalui sebuah kaca yang hanya bisa dilihat dari satu arah.

Dan di saat itu pun Yadi mengiyakan jika orang yang dilihatnya sama dengan orang yang dilihatnya saat kejadian penjambretan.

Ditanya apakah selama dua hari di Mapolrestabes Bandung polisi memberikan tekanan kepada dirinya. Yadi mengaku jika dia hanya sempat kebingungan karena ditanya secara bersama-sama dengan materi yang sama.

"Polisinya baik, cuma nyanya aja yang bingung. Di sana saya dikasih makan dan dibebaskan, tapi pas saya minta pulang sempet engak boleh. Tapi akhirnya Senin saya diantar pulang juga," ucapnya.

Kesaksian Yadi pun usai setelah pada Kamis 22 Agustus lalu dirinya diminta hadir dan menjadi saksi dalam rekontruksi yang digelar pihak kepolisian.
(lns)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
17 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
38 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
46 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
50 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved