Pengelolaan keuangan Pemrov Malut bermasalah

Jum'at, 23 Agustus 2013 - 21:47 WIB
Pengelolaan keuangan...
Pengelolaan keuangan Pemrov Malut bermasalah
A A A
Sindonews.com - Biro Keuangan Setda Provinsi Maluku Utara (Malut) mengakui jika pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Malut bermasalah. Hal itu, tergambar melalui pertanggungjawaban keuangan di masing-masing unit SKPD lingkup Pemprov Malut yang terlambat atau bahkan belum menyerahkan bukti pelaporannya.

Kepala Biro (Karo) Keuangan Setda Provinsi Malut, Karim Do Soleman, saat dikonfirmasi Jumat (23/08/2013), mengakui keterlambatan tersebut berdampak pada merembetnya Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran (TA) 2012 yang sampai sekarang belum dapat dilaksanakan.

“Jadi keterlambatan itu karena masalah pertanggungjawaban. Hampir di semua SKPD hanya saja yang beratnya itu ada di Setwan (Sekretariat Deprov Malut) yang sampai sekarang belum kami terima pelaporannya,” ujar Karim Do Soleman.

Keterlambatan itu, akunya, telah diupayakan Biro Pemerintahan bahkan oleh Inspektorat Provinsi Malut telah dilakukan audit. Sambung Karim, guna pertanggungjawaban, keuangan tersebut akan segera dimasukkan.

“Saya sudah kejar mereka tapi belum dapat. Tapi jelasnya saya sudah minta tolong ke Sekwan (Abubakar Abdullah) supaya bisa hubungi Otes (Bendahara Deprov sebelumnya) karena mereka sudah janji untuk sampaikan. Karena yang kami tunggu-tunggu sampai sekarang belum diserahkan."

“Kalau masalah infrastruktur semuanya sudah jelas. Terkait angka-angkanya itu pun sudah jelas, terkait berapa keuangan yang kami alokasikan dengan pekerjaannya sudah kami terima laporannya. Tapi dari Setwan ini yang belum terutama (SPPD) itu. Sehingga untuk pertanggungjawaban Silpa itu belum ada. Karena itu akan diangkat nanti pada pelaporan. Juga menjadi bahan penyusunan APBD Perubahan 2013,” terangnya.

Karim juga belum dapat memastikan terselenggaranya penyampaian LKPJ Gubernur Malut, Thaib Armaiyn. Karena, hal itu masih bergantung dari LKPJ SKPD ini.

“Untuk kepastian kapan itu bagusnya dengan Pak Sekda, dengan Pak Gub juga. Karena kondisi ini saya sendiri tidak enak. Jadi pertanggungjawaban itulah yang sampai sekarang mempengaruhi semua. Semua beres baru LKPJ itu bisa jalan,” ungkapnya.
(rsa)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Lebih dari 3 Dekade,...
Lebih dari 3 Dekade, Lintasarta Andal Beri Solusi ICT bagi Pemerintah Daerah
Berita Terkini
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
28 menit yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
2 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
3 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
4 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
4 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
6 jam yang lalu
Infografis
Inilah 7 Sosok Potensial...
Inilah 7 Sosok Potensial Calon Menteri Keuangan Kabinet Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved