Keluarga Sisca saksikan rekonstruksi penjambretan

Kamis, 22 Agustus 2013 - 10:02 WIB
Keluarga Sisca saksikan...
Keluarga Sisca saksikan rekonstruksi penjambretan
A A A
Sindonews.com - Keluarga Sisca Yofie, korban penjambretan sekaligus pembunuhan, langsung menyaksikan proses rekonstruksi penjambretan yang menyebabkan anggota keluarganya meninggal, akibat luka bacok.

Berdasarkan pantauan di kosan Sisca, Jalan Setra Indah Utara, sejak pukul 9.15 WIB, tiga orang perwakilan keluarga, yakni dua kakak korban, dan seorang kakak ipar, sudah hadir dengan didampingi dua orang kuasa hukumnya.

Salah seorang kuasa hukum korban, Hairullah M Nur berharap, rekonstruksi ini bisa membuka semua fakta yang selama ini dilakukan oleh dua orang tersangka.

"Kita harap rekonstruksi ini bisa memperjelas semuanya. Kita sama-sama melihat untuk mencari, minimal mendekati kebenaran," tuturnya kepada wartawan, Kamis (22/8/2013).

Sejauh ini, kata dia, pihak keluarga menerima hasil penyelidikan polisi yang menyatakan jika peristiwa itu merupakan kasus penjambretan.

"Kami akan terima hasilnya selama itu on the track. Kita ini masih dalam proses. Ini baru mulai. Kita baru akan beri tanggapan ketika (rekonstruksi) selesai," bebernya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Wakapolrestabes Bandung AKBP Awal berharap, masyarakat bisa membantu proses rekonstruksi dengan menjaga ketertiban. "Kita kan sama-sama ingin melihat prosesnya. Jadi mari kita bersama-sama menjaga keteriban," pintanya.

Sementara untuk rekaya lalu lintas, akan dilakukan pihak kepolisian saat rekonstruksi berlangsung dan sifatnya situasional.

Dari pantauan, tempat kos sisca nampak tertutup rapat. Tidak ada seorang pun keluarga pemilik kosan yang hadir. Sementara keluarga Sisca terlihat berdiri di samping kosan Sisca.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
7 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
9 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
9 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
11 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
11 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
12 jam yang lalu
Infografis
Konflik keluarga Kerajaan...
Konflik keluarga Kerajaan Inggris Makin Meruncing
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved