Pasutri nyaris tewas diserang babi hutan

Rabu, 21 Agustus 2013 - 19:09 WIB
Pasutri nyaris tewas...
Pasutri nyaris tewas diserang babi hutan
A A A
Sindonews.com - Pasangan suami istri (Pasutri), Tabroni (61) dan istrinya Rusmini (58), warga Desa Simpang Sari, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), nyaris tewas setelah mendapatkan serangan dari babi hutan seukuran anak sapi.

Mereka pun mendapatkan luka cukup parah dan harus dilarikan ke RSUD Sekayu, Rabu (21/8/2013). Sang Istri, Rusmini, mengalami luka di bagian dada dan perut dan suaminya mendapat luka di kedua kakinya.

Menurut Tabroni saat diwawancarai di RSUD Sekayu mengatakan peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu, dia bersama istrinya pergi ke kebun karet untuk menyadap. Di tempat tersebut, dia dan istri terpisah tempat namun tidak terlalu berjauhan.

Tidak berapa lama, tiba-tiba Tabroni mendengar jeritan istrinya yang ternyata diserang babi hutan. “Aku dengar istri aku menjerit kesakitan, setelah aku dekat rupanya ada babi hutan yang menyerang istri aku,” ungkap Tabroni didampingi anaknya Desi.

Melihat kondisi tersebut, Tabroni langsung mengambil kayu sebesar lengan untuk memukul babi tersebut. Namun belum sempat dipukul babi hutan yang ngamuk itu justru menyerang Tabroni dengan menyeruduk dan menggigit kakinya.

Tabronipun menjerit kesakitan namun dia pun membalas dengan memukulkan kayu ke arah babi hutan itu. Merasa ada perlawanan tersebut, babi hutan sempat mengurangi serangan. Tak mau menjadi bulan-bulanan, Tabroni lalu memukulkan kembali kayu ke arah babi tersebut. Babi tersebutpun berlari dan dia berteriak kepada warga sekitarnya.

Warga yang melihat kejadian langsung mengejar babi hutan tersebut namun babinya cepat masuk ke dalam hutan dan tidak berhasil ditangkap warga.

“Babinya cukup besar seperti anak sapi dan bagian lehernya ada warna putih. Begitu aku pukul dia kesakitan dan lari ke dalam hutan,” terangnya.

Menurut anak korban, Desi, luka ibunya Rusmini lebih parah daripada luka ayahnya karena kabarnya harus dirujuk ke Palembang. Sedangkan kondisi ayahnya setelah digigit babi hutan itu harus mendapatkan luka jahitan cukup banyak karena lututnya robek.

“Kata Ibu tiba-tiba saja babi itu menyerang dan menggigitnya, “ imbuh Desi.
(rsa)
Berita Terkait
Ketika 10 Binatang Liar...
Ketika 10 Binatang Liar Menginvasi Arena Olahraga
Gajah Liar Mengamuk...
Gajah Liar Mengamuk di Areal Kebun Sawit 1 Warga Tewas Diserang dengan Usus Terburai
Hewan yang Suka Menyendiri...
Hewan yang Suka Menyendiri namun Sadis dalam Berburu Mangsa
Banyumas Gempar, Ada...
Banyumas Gempar, Ada Jejak Harimau Memasuki Perkampungan
Heroik! Seorang Ibu...
Heroik! Seorang Ibu Bertaruh Nyawa Selamatkan Bayinya dari Harimau
Teror Kalajengking di...
Teror Kalajengking di Kota Mesir, 3 Tewas dan 450 Luka
Berita Terkini
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
23 menit yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalteng Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
40 menit yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
7 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
7 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
7 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved