Mukhtar Tompo tak berniat lapor Balik

Minggu, 18 Agustus 2013 - 16:58 WIB
Mukhtar Tompo tak berniat...
Mukhtar Tompo tak berniat lapor Balik
A A A
Sindonews.com - Legislator DPRD Sulsel Mukhtar Tompo mengaku tidak akan memperpanjang kasusnya dengan anggota bintara Polda Sulselbar.

Meski pun dirinya dilapor melakukan penganiayaan, anggota Komisi C DPRD ini tidak berniat melapor balik anggota polisi yang disebutnya telah berbuat semena-mena kepada dirinya.

"Intinya saya sudah memaafkan anggota polisi itu. Saya tidak akan memperpanjangnya, dan tidak berniat melakukan pelaporan balik," katanya, Minggu (18/8/2013).

Menurut Mukhtar, semestinya dalam kasus tersebut, dirinyalah yang merasa dirugikan akibat tindakan Briptu Franky Aris yang disebutnya melakukan tindakan arogan.

Mulai dari tidak diberikannya jalan di jalur tol, melempari mobilnya dengan botol air mineral, hingga pengancaman senjata tajam oleh anggota Dit Sabhara Polda itu.

"Tapi intinya saya sudah memaafkan dia. Apalagi, keluarganya semua sudah minta maaf saat kejadian itu, terutama ibu dan saudaranya. Makanya saya lepaskan," pungkasnya.

Dia menambahkan, harusnya Kapolda Sulselbar Irjen Pol Burhanuddin Andi lebih membina anak buahnya, sehingga tidak ada lagi anggota polisi yang arogan terhadap masyarakat.

Diketahui, Mukhtar Tompo dilaporkan telah menganiaya Briptu Franky ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda, Jumat (16/8) siang lalu.

Dalam laporannya, Briptu Franky mengaku telah didorong dan ditendang di bagian perutnya oleh wakil rakyat tersebut.

Insiden penganiayaan tersebut berlangsung di jalur tol Jalan Prof DR Ir Sutami sekitar pukul 12.00 WITA siang. Saat itu, Briptu Franky dan Mukhtar Tompo sama-sama mengemudikan mobil dari arah pintu tol Mandai.

Namun di tengah perjalanan, Franky yang mengemudi Honda Jazz warna hitam terlibat cekcok dan saling kejar gara-gara kendaraan Mukhtar menyalip mobil bintara Polri tersebut.

Tak sampai di situ, keduanya juga terlibat saling lempar botol air mineral dari atas kendaraannya, hingga akhirnya mobil keduanya berhenti di sekitar jalur tol Jalan Ir Sutami.

Namun kemudian, Mukhtar mendorong Briptu Franky dan menendang di bagian perutnya, setelah emosi melihat ulah polisi tersebut.

Sang Briptu ini pun mengambil sebilah parang dari dalam kendaraannya, namun berhasil direbut oleh Mukhtar dan anggota keluarganya.

Usai kejadian ini, Briptu Franky pun melaporkan ulah Mukhtar Tompo ke SPKT Mapolda Sulselbar.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Endi Sutendi mengungkapkan, penyelidikan kasus tersebut akan dimulai oleh Ditreskrimum mulai hari ini.

Namun pihaknya belum bisa memastikan kapan anggota DPRD Mukhtar Tompo dipanggil penyidik Polda. "Yang jelas akan dipelajari dulu kasusnya," katanya.
(lns)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
5 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
5 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved