Kecam kudeta Mesir, puluhan massa KKDRM turun ke jalan

Minggu, 18 Agustus 2013 - 15:22 WIB
Kecam kudeta Mesir,...
Kecam kudeta Mesir, puluhan massa KKDRM turun ke jalan
A A A
Sindonews.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Kemanusiaan dan Demokrasi untuk Rakyat Mesir (KKDRM) Mamuju turun ke jalan. Mereka mengecam kudeta dan pembantaian rakyat Mesir. Termasuk penembakan masjid-masjid.

Koordinator aksi Hajrul Malik menegaskan, kudeta ini bukan lagi masalah politik. Tapi sudah meluas ke soal agama yang menyudutkan umat Islam.

"Ketika gereja di demo, umat Islam menjaganya. Tapi kemudian mereka dituduh membantai umat Nasrani. Itu Fitnah," katanya usai aksi, Minggu (18/8/2013).

Mursi, lanjut Hajrul, adalah penghafal Alquran yang naik menjadi presiden Mesir. Tapi atas hasutan dan fitnah Amerika dan Israel, dikudeta oleh militer pimpinan Jenderal Abdel Fattah al-Sisi. Akibatnya, ribuan warga Mesir dibantai. Termasuk ratusan anak-anak tidak berdosa.

Karena itu, tidak ada alasan lagi untuk membenarkan kudeta dan pembantaian tersebut. Apalagi militer Mesir sudah mengkudeta presdidennya yang dipilih oleh 63,8% rakyat Mesir dan membubarkan MPR.

"Sampai sekarang pun Presiden SBY belum memberikan pernyataan berarti. Indonesia yang mayoritas muslim tidak bertindak. Maka atas nama kemanusiaan dan nilai demokratis, kami menyatakan sikap bahwa mengutuk keras tindak kejahatan rezim milier Mesir terhadap rakyat sipil tak bersenjata. Termasuk perempuan dan anak-anak," tandasnya.

KKDRM Mamuju juga meminta PBB dan Amnesty Internasional menginvestigasi dan menyatakan tuntutan terhadap rezim militer Mesir dan mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengutuk kudeta militer terhadap Presiden Mursi dan menarik Duta besar RI di Mesir.

Juga menyerukan seluruh rakyat Indonesia mengirim doa untuk mesyarakat Mesir yang menjadi korban kejahatan maupun kemanusiaan.

"Apapun alasan militer Mesir, tetap salah. Membantai rakyat sipil tidak bersenjata dengan membabi buta. Mereka bukan teroris. Semua yang dituduhkan itu fitnah. Yang terpenting Indonesia harus menarik duta besarnya di Mesir. Seperti yang dilakukan Yordania dan negara lainnya. Ini perlu," katanya.

Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan RI, secara de jure maupun de facto. Karena itu Indonesia harus bersikap tegas terhadap derita yang dialami umat muslim di Mesir.

KKDRM menggelar aksinya sejak sekitar pukul 09.00 WITA di depan gedung DPRD Mamuju. Tidak ada pengawalan ketat terhadap aksi yang dipimpin oleh legislator Mamuju tersebut.

Nampak juga sejumlah petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulbar yang ikut bergabung.

Demikian juga Kapolres Mamuju, AKBP. Darwis Rincing, yang ikut berdoa saat massa melakukan shalat gaib untuk rakyat Mesir. Shalat ini sebelumnya juga dilakukan seluruh umat Islam di Mamuju usai shalat Jumat lalu.
(lns)
Berita Terkait
Demo Serentak Mahasiswa...
Demo Serentak Mahasiswa Se-Indonesia di Palembang Diwarnai Kericuhan
Aksi Demo Mahasiswa...
Aksi Demo Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda
Demo Indonesia Gelap,...
Demo Indonesia Gelap, Pakar Hukum: Bentuk Ekspresi Pesimisme Masyarakat Ubah Jadi Optimisme
Mahasiswa Demo DPR:...
Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat
Demo Indonesia Gelap...
Demo Indonesia Gelap di Patung Kuda, Ribuan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah
Saat Pandemi Covid-19,...
Saat Pandemi Covid-19, Aliansi Mahasiswa Papua Demo Tuntut Pembebasan 7 Tapol
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
2 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved