Saksi: Pelaku tarik tangan Sisca bukan rambut

Jum'at, 16 Agustus 2013 - 14:42 WIB
Saksi: Pelaku tarik...
Saksi: Pelaku tarik tangan Sisca bukan rambut
A A A
Sindonews.com - Salah seorang saksi mata yang melihat peristiwa tragis pembunuhan Sisca Yofie mengaku, melihat aksi brutal dan sadis itu dari jarak sekira tiga meter. Saat kejadian, dia bersama dua orang rekannya sedang mengobrol di depan rumahnya.

"Pas ngobrol saya denger suara motor gandeng (bising), kira2 sekitar 3-5 meter di depan saya. Langsung mata saya fokus ke belakang, dilihat awalnya boneka tapi pas liat mukanya ternyata itu perempuan," tutur Memet (nama samaran), saat ditemui di rumahnya, Jumat (16/8/2013).

Dia memastikan, saat kejadian pelaku yang duduk di belakang (Wawan) memegang tangan korban dan bukan rambutnya. Bahkan, saat itu posisi korban berada di samping kanan dan bukan di samping kiri tempat gear berada.

"Itu jelas, soalnya kelihatan sekali. Pas saya sadar itu perempuan, saya langsung teriak 'Woy, woy, eta jelema digugusur kitu (woy woy itu orang diseret gitu)'. Tapi tiba-tiba motor langsung di gas kencang," bebernya.

Bahkan, lantaran bisingnya suara motor, istrinya yang sedang sakit pun langsung keluar rumah dan sempat melontarkan umpatan.

Ditanya apakah saat itu kondisi korban sudah berlumuran darah. Memet memastikan jika wajah korban bersih dan baju korban belum serusak seperti ditemukan di lokasi tempat tergeletaknya Sisca.

"Pelaku kan megang tangan, jadi pas itu keliatan wajah korban menoleh ke kiri ke arah saya. Pas dilihat gak ada bekas darah, masih bersih. Dan yang pasti wajah korban saat itu tidak menyentuh tanah," bebernya.

lebih jauh, di menduga, pelaku sempat berhenti disekitar jalan menuju TKP dan mengganti posisinya dengan tangan kiri untuk menyeret korban.

"Soalnya pas saya lihat kan pegang tangan korban pakai tangan kanan. Tapi di bawah, pas liat pakai CCTV posisinya sudah berubah pake tangan kiri," terangnya.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
4 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
5 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
6 jam yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
8 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
8 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved