Polda Sulselbar dituding tutupi kasus RPH Makassar

Rabu, 14 Agustus 2013 - 15:45 WIB
Polda Sulselbar dituding...
Polda Sulselbar dituding tutupi kasus RPH Makassar
A A A
Sindonews.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar mencium aroma kejanggalan dalam kasus dugaan korupsi Rumah Potong Hewan (RPH) Makassar, yang ditangani penyidik Ditreskrimsus Polda Sulselbar.

Kejanggalan pertama, yakni adanya upaya penyidik Polda untuk menutupi rencana pemeriksaan terhadap Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, terkait kasus yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp1,3 miliar.

Meski telah beredar luas, surat pemanggilan Ilham Arief Sirajuddin oleh penyidik kepolisian, namun Polda sejauh ini terus menyembunyikan pemeriksaan tersebut.

"Apa salahnya dibuka ke publik?. Toh kalau memang diperiksa, Pak Wali Kota juga masih sebatas saksi. Ini sangat janggal," kata Wakil Direktur LBH Makassar Zulkifli, Rabu (14/8/2013).

Kejanggalan kedua menutur Zulkifli, meski Dirut RPH Makassar Sudirman Lannurung ditetapkan tersangka sejak setahun lalu, namun hingga kini belum pernah dilakukan penahanan oleh Ditreskrimsus Polda.

Begitu pun dengan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP), hingga sekarang belum juga dikirim penyidik Ditreskrimsus Polda ke Kejati Sulselbar.

Harusnya, kata dia, SPDP tersebut telah dikirimkan ke kejaksaan setelah Dirut RPH Makassar Sudirman Lannurung ditetapkan tersangka sejak setahun lalu. "Jangan sampai Polda sendiri yang melanggar KUHAP," pungkasnya.

Olehnya itu, LBH mendesak Kapolda Sulselbar Irjen Pol Burhanuddin Andi segera melakukan evaluasi terhadap sejumlah kasus korupsi yang ditangani di Ditreskmsus.

Diketahui, dalam kasus ini Polda telah menetapkan Direktur Utama PD RPH Makassar Sudirman Lannurung sebagai tersangka terkait dengan proyek perbaikan kandang dan pengembangan usaha tahun 2006, 2009 dan 2010.

Total dana dari proyek itu mencapai Rp2,25 Miliar. Dana yang bersumber dari pemerintah Kota Makassar itu diketahui dicairkan tidak sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Makassar. Akibatnya, penyidik Direskrimsus Polda Sulsel menemukan kerugian negara senilai Rp1,3 Miliar.

Menghangatnya kembali kasus ini setelah tersebarnya surat pemanggilan Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin sebagai saksi di Polda Sulselbar.

Awalnya, Kabid Humas Kombes Pol Endi Sutendi membantah keabsahan surat tersebut. Namun belakangan, Endi akhirnya mengakui kalau surat tersebut asli.

Namun saat dikonfirmasi mengenai rencana pemeriksaan Ilham Arief Sirajuddin, dia menolak berspekulasi. "Sejauh ini belum ada pemeriksaan yang dilakukan. Kalau memang dipanggil, itu hanya sebatas saksi dan merupakan hal wajar untuk menuntaskan suatu kasus," katanya kemarin.

Lebih jauh, mantan Wakapolrestabes Makassar enggan berkomentar saat ditanya tentang rencana dikirimkannya surat panggilan selanjutnya kepada Ilham.

"Itu wewenang penyidik. Kalau memang keterangannya dianggap penting, yah akan dipanggil," pungkasnya.

Terpisah, Kasubdit Tipikor AKBP Ronny dan Direktur Ditreskrimsus Polda Kombes Pol Pietrus Waine yang berusaha dikonfirmasi, enggan berkomentar kepada wartawan. "Lewat humas saja yah mas," kelik Pietrus kepada wartawan kemarin.
(rsa)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
15 menit yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
1 jam yang lalu
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
1 jam yang lalu
Sahroni Desak Polda...
Sahroni Desak Polda NTT Tindak Tegas Pelaku Intimidasi yang Diduga Sebabkan Dokter Icha Tewas
2 jam yang lalu
Polisi Ungkap Awal Mula...
Polisi Ungkap Awal Mula Bang Jago Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa
2 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
4 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved