Persiapan kota layak anak di Batu tidak maksimal

Rabu, 14 Agustus 2013 - 14:59 WIB
Persiapan kota layak...
Persiapan kota layak anak di Batu tidak maksimal
A A A
Sindonews.com - Persiapan Kota Batu agar bisa disebut kota layak anak ternyata hingga saat ini tidak maksimal. Masih banyak fasilitas umum yang belum dibangun dan disediakan oleh pemerintah. Padahal pencanangan kota layak anak dilakukan sejak awal tahun 2013 kemarin.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Keluarga Berencana dan Perempuan (BPMKBP) Kota Batu, Maulidiono menyatakan, ada beberapa indikator agar Kota Batu bisa disebut kota layak anak.

Indikatornya antara lain, pelayanan pendidikan dan kesehatan harus maksimal. Termasuk fasilitas umumnya seperti pedestarian atau trotoar, zebra crossnya harus tertata dengan baik.

Agar bisa memberikan kenyamanan untuk anak-anak yang memanfaatkan fasum yang harus dipersiapkan oleh pemerintah.

"Soal pelayanan pendidikan dan kesehatan Kota Batu sudah memberikan pelayanan gratis. Obyek wisata dan taman bermainnya sudah memenuhi standart kenyamanan bagi anak-anak," terang dia, Rabu (14/8/2013).

Menurut Maulidiono, mulai Bupati/Wali Kota, Gubernur dan Menteri Pemberdayaan Perempuan boleh mengukuhkan sebuah kota menjadi kota layak anak.

Untuk Kota Batu, sebenarnya sudah bisa ditetapkan menjadi kota layak anak. Tapi syaratnya infra strukturnya harus dilengkapi dulu.

Mantan Ketua PGRI, Kota Batu ini mencontohkan pembuatan zebra cross di perempatan dan di depan sekolah, sampai saat ini belum dibangun oleh Dinas Pengairan dan Bina Marga, Kota Batu.

Demikian halnya dengan pembangunan trotoarnya masih belum merata dan desain serta kontruksi bangunannya masih kurang nyaman dan belum bisa memberikan rasa aman bagi anak-anak.

"Idealnya Kota Batu sejak awal harus mengikarkan diri sebagai kota layak anak. Pertimbangannya luas wilayahnya lebih kecil dibandingkan Kota Malang dan Kabupaten Malang," bebernya.

Sejak tahun 2012, Dinas Pengairan dan Bina Marga, Kota Batu sudah mengecat zebra cross di depan pintu masuk sekolah-sekolah. Pembangunan trotoarnya sudah disesuaikan denga kebutuhan anak. Termasuk bagi kalangan defabel atau penyandang cacat fisik.

"Pemkot Batu juga sudah menyusun Perda tentang perlindungan anak dan perempuan. Artinya tinggal menunggu perbaikan fasumnya. Setelah itu Wali Kota Batu akan menetapkan kalau wilayah Kota Batu sebagai kota layak anak," beber dia.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler, Kota Batu, Ismail A Gani menambahkan, sebenarnya sejak akhir tahun 2012, pemerintah sudah menyusun rencana kegiatan untuk melengkapi berbagai fasum agar Kota Batu bisa segera disebut kota layak anak.

Tapi persoalannya, rencana kerja yang disusun pemerintah belum searah dengan pemikiran anggota dewan. Selain itu kurang cakapnya beberapa Kepala Dinas untuk memenuhi berbegai fasum yang dibutuhkan anak-anak.

"Kalau hanya untuk membuat zebra cross tidak butuh biaya ratusan juta. Dengan anggaran Rp25 juta, zebra cross di depan sekolah sudah bisa dicat semua. Entalah kenapa program kota layak anak itu belum sukses hingga saat ini," ucap Ismail.

Di lain pihak, Anggota F PDIP, Simon Purwoali, mendesak pemerintah segera membangun fasum yang dibutuhkan anak-anak. Termasuk melengkapi semua kebutuhan yang diperlukan anak-anak.

"Kota Malang wilayahnya lebih luas dan lebih majemuk persoalan sosialnya sudah menyiapkan infrastruktur untuk mendukung kota layak anak. Mestinya Kota Batu, sebagai kota tujuan wisata harusnya lebih siap menjadi kawasan kota layak anak," tegasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
14 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
1 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
3 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved