Polisi buruh biang keladi preman di Tanah Abang
Kamis, 01 Agustus 2013 - 20:53 WIB
Polisi buruh biang keladi preman di Tanah Abang
A
A
A
Sindonews.com - Buntut penangkapan terhadap 48 preman di Pasar Tanah Abang, Polda Metro Jaya sedang memburu biang keladi dari gerakan preman di pasar itu. Bahkan, diduga preman tersebut dilindungi oleh salah satu organisasi masyarakat (Ormas).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto meyakini, 48 preman yang berhasil diamankan itu masih berada di level anak buah.
"Mereka (48 preman) ini masih sebagai orang yang bergerak di bagian bawah. Kami akan menelusuri satu demi satu tahapan sampai selanjutnya kita temukan siapa good father atau yang telah menggerakan mereka," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (1/8/2013).
Dia menegaskan, langkah awal yang akan diambil saat ini adalah dengan melakukan pemeriksaan mendalam ke 48 orang preman yang telah mereka diamankan. Diharapkan, dari mereka bisa mengungkapkan aktor utama premanisme di Tanah Abang.
"Kami masih dalami untuk mendapatkan siapa koordinatornya, atau siapa pimpinannya mereka ini. Yang jelas kita memberantas premanisme dan membuat kawasan itu, menjadi tempat yang lebih tertib dan bersih, sampai layak dan nyaman digunakan oleh masyarakat," tegasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto meyakini, 48 preman yang berhasil diamankan itu masih berada di level anak buah.
"Mereka (48 preman) ini masih sebagai orang yang bergerak di bagian bawah. Kami akan menelusuri satu demi satu tahapan sampai selanjutnya kita temukan siapa good father atau yang telah menggerakan mereka," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (1/8/2013).
Dia menegaskan, langkah awal yang akan diambil saat ini adalah dengan melakukan pemeriksaan mendalam ke 48 orang preman yang telah mereka diamankan. Diharapkan, dari mereka bisa mengungkapkan aktor utama premanisme di Tanah Abang.
"Kami masih dalami untuk mendapatkan siapa koordinatornya, atau siapa pimpinannya mereka ini. Yang jelas kita memberantas premanisme dan membuat kawasan itu, menjadi tempat yang lebih tertib dan bersih, sampai layak dan nyaman digunakan oleh masyarakat," tegasnya.
(mhd)