Marak kejahatan, Dishub Depok akui lemah awasi angkot
Rabu, 31 Juli 2013 - 16:56 WIB
Marak kejahatan, Dishub Depok akui lemah awasi angkot
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi maraknya aksi perampokan di dalam angkutan kota (angkot), Dinas Perhubungan (Dishub) Depok akan menegaskan bagi sopir angkot untuk mengenakan seragam. Dishub mengakui, ada kelemahan yang dimanfaatkan para pelaku kejahatan.
Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Depok Anton Tofani mengakui para pelaku sengaja menyewa angkot untuk beraksi. Anton mengakui hal itu menjadi catatan evaluasi bagi Dishub Kota Depok.
"Begitu angkot disewa, pintu angkot pasti ditutup, itu catatan buat kita. Ada modus baru, dan kami terus bekerjasama dengan kepolisian," tegasnya kepada wartawan di ruangannya, Rabu (31/7/2013).
Anton mengakui, angkot nakal tersebut kerap luput dari pengawasan. Apalagi, kata dia, para pelaku biasa beroperasi pada malam hari dan mengincar penumpang wanita.
"Memang kalau angkot yang menyalahi trayek atau jalurnya terkadang luput dari pengawasan, tetapi kita sudah mencoba supaya sopir angkot harus berseragam," paparnya.
Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Depok Anton Tofani mengakui para pelaku sengaja menyewa angkot untuk beraksi. Anton mengakui hal itu menjadi catatan evaluasi bagi Dishub Kota Depok.
"Begitu angkot disewa, pintu angkot pasti ditutup, itu catatan buat kita. Ada modus baru, dan kami terus bekerjasama dengan kepolisian," tegasnya kepada wartawan di ruangannya, Rabu (31/7/2013).
Anton mengakui, angkot nakal tersebut kerap luput dari pengawasan. Apalagi, kata dia, para pelaku biasa beroperasi pada malam hari dan mengincar penumpang wanita.
"Memang kalau angkot yang menyalahi trayek atau jalurnya terkadang luput dari pengawasan, tetapi kita sudah mencoba supaya sopir angkot harus berseragam," paparnya.
(ysw)