Gawat, Eko pilih mengemis untuk hidup layak

Jum'at, 26 Juli 2013 - 20:02 WIB
Gawat, Eko pilih mengemis...
Gawat, Eko pilih mengemis untuk hidup layak
A A A
Sindonews.com - Kendati masih muda, Eko Syahputra (23) tampaknya sudah terlanjur ingin menjadi pengemis kendati sudah 30 kali tertangkap petugas. Di mengaku, mengemis untuk mendapatkan hidup yang layak.

Ditemui di Panti Sosial Bina Insani (PSBI) Kedoya, Jakarta Barat, Syahputra tanpa malu mengakui kalau diirnya hidup lebih baik setelah mengemis.

"Bulan puasa apalagi jelang lebaran pendapatan sehari bisa Rp100 ribu lebih, kalau hari biasa hanya Rp50 ribu-70 ribu," kata Eko Syahputra di Panti Sosial Bina Insani (PSBI) Kedoya, Jumat (26/7/2013).

Pria asal Kemayoran, Jakarta Pusat ini mengaku lebih memilih bekerja sebagai pengemis di lampu merah dibanding memilih untuk menjadi pekerja lainya. Pasalnya, pekerjaan pengemis diyakininya bisa membuat dirinya hidup lebih layak dari pekerjaan lainnya.

Bagaimana tidak, pria yang hanya duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu meski sejak 2009 sudah masuk sebanyak 30 kali di PSBI Kedoya tersebut, namun dirinya sudah mampu membelikan TV, Kulkas, sepeda dan Handphone layar sentuh.

"Bapak cuma seorang sopir, adik-adik saya pada bekerja di konveksi, mereka sebulan hanya mendapatkan uang Rp150 ribu," ungkap anak pertama dari empat bersaudara itu.

Dengan keyakinan menjadi pengemis tersebut, pria yang bercita-cita menjadi tentara Angkatan laut itu selalu memiliki berbagai cara untuk kabur dari panti sosial.

Di Panti Balaraja misalnya, belasan kali Eko dibina disana namun dirinya selalu kabur pada hari minggu lantaran di yakini Eko pada hari minggu pengawasan penjaga kurang.

Bahkan ketika dititipkan di panti Comal yang ada di Semarang, Jawa Tengah, Eko pun kembali kabur dan kembali ke Jakarta menggunakan kereta barang.

"Tidak ada pekerjaan yang enak selain menjadi pengemis," ujar Eko yang juga pernah bekerja sebagai tukang semir itu.
(ysw)
Berita Terkait
Gelandangan Ini Bawa...
Gelandangan Ini Bawa Uang Rp12 Juta saat Terjaring Dinsos Jaksel
Ditampung di GOR Cengkareng,...
Ditampung di GOR Cengkareng, Puluhan PMKS Jalani Rapid Test Corona
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Jumlah Gelandangan Terbanyak di Dunia, Nomor 5 Tak Disangka
Sebelum Dipulangkan...
Sebelum Dipulangkan ke Daerah Asal, 1.542 PMKS Dites Covid-19
259 PMKS dan Tunawisma...
259 PMKS dan Tunawisma Terjaring Razia, 41 Orang Bertahan di Gor Ciracas
Pemkot Jaktim Razia...
Pemkot Jaktim Razia 38 Lokasi Rawan Gelandangan dan Pengemis
Berita Terkini
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
38 menit yang lalu
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
39 menit yang lalu
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
51 menit yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Talaud...
Gempa M5,6 Guncang Talaud Maluku Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
59 menit yang lalu
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
2 jam yang lalu
Prosesi Injak Kepala...
Prosesi Injak Kepala Kerbau Dikaitkan dengan Banteng, Ini Jawaban Jokowi
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved