Over kapasitas, napi Lapas Magelang rawan gesekan

Jum'at, 26 Juli 2013 - 15:47 WIB
Over kapasitas, napi...
Over kapasitas, napi Lapas Magelang rawan gesekan
A A A
Sindonews.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang mengalami kelebihan jumlah warga binaan hingga mencapai 100 persen dari kapasitas standar. Kelebihan jumlah tersebut, sudah terjadi sejak lima tahun terakhir.

Kepala Lapas Kelas II A Magelang I Made Dharma Jaya mengatakan, warga binaan penghuni lapas setempat mencapai 576 orang. Padahal, kapasitas lapas hanya untuk sekitar 258 orang.

“Sementara, jumlah penghuni saat ini sudah mencapai 576 orang. Artinya, kelebihan sudah dua kali lipat dari kapasitas standar, dan hampir 100 persen dari kapasitas tempat tidur,” ujarnya, saat ditemui di kantornya, Jumat (26/7/2013).

Mantan Kalapas Kelas II A Besi Nusakambangan, Cilacap, ini menuturkan jumlah warga binaan saat ini mayoritas terkena kasus Undang-undang Perlindungan Anak (UPA), yakni 160 orang. Lalu disusul kasus narkoba 86 orang, pencurian 83 orang, perampokan 47 orang, dan penipuan 41 orang.

“Selebihnya merupakan narapidana kasus lainnya. Jumlah narapidana UPA ini sendiri jumlahnya terus meningkat dalam empat bulan terakhir. Bulan April sebanyak 152 orang, lalu naik 155 orang di Mei, 156 orang di bulan Juni, dan sekarang bulan Juli sebanyak 160 orang,” lanjutnya.

Kelebihan jumlah penghuni tersebut, berpotensi terjadinya gesekan antarsesama warga binaan. Faktor keamanan menjadi sangat penting, karena kemungkinan rasa tidak nyaman menghinggapi warga binaan mengingat tempat terlalu penuh.

“Selain itu juga rawan terjadi penyebaran penyakit kulit. Gambaran saja, kamar ukuran sedang diisi 20-25 orang dari kapasitas standar hanya 16 orang dan kamar besar di isi 30 orang dari standar 20 orang. Misalnya satu orang sakit gatal, maka mudah sekali penghuni lainnya terkena gatal serupa,” tuturnya.

Untuk antisipasi terjadi gesekan, dia menegaskan, pihaknya berupaya keras menjaga agar warga satu sama lain tetap nyaman tinggal meski harus berdesakan. Keamanan juga diusahakan tetap terjaga, sehingga tidak sampai terjadi keributan yang berujung merugikan.

“Lalu kami juga tengah berupaya untuk menambah jumlah kamar dengan memanfaatkan lahan yang ada atau memfungsikan ruangan yang tidak terpakai. Begitu pula kami siagakan tempat pemeriksaan kesehatan yang bisa cepat mengatasi masalah kesehatan warga,” jelasnya.
(san)
Berita Terkait
Berikut Lima Kasus Kebakaran...
Berikut Lima Kasus Kebakaran Hebat Lapas di Indonesia
Lapas Tangerang Kebakaran,...
Lapas Tangerang Kebakaran, Puluhan Napi Tewas Terbakar
Lapas Brebes Over Kapasitas
Lapas Brebes Over Kapasitas
Puluhan Polisi Jaga...
Puluhan Polisi Jaga Ketat TKP Kebakaran Lapas Tangerang
Diduga Terjadi Tindak...
Diduga Terjadi Tindak Pidana pada Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa 20 Orang
Berkaca dari Kebakaran...
Berkaca dari Kebakaran Lapas Tangerang, Pengamat UNIS: Penyelesaian Jangan Setengah Hati
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved