Ketua KPUD Jatim: Saat voting saya pilih Ibu Khoffifah

Kamis, 25 Juli 2013 - 17:46 WIB
Ketua KPUD Jatim: Saat...
Ketua KPUD Jatim: Saat voting saya pilih Ibu Khoffifah
A A A
Sindonews.com - Pihak teradu yakni Ketua Komisi Pemilhan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Jawa Timur Andri Dewanto Ahmad mengatakan, dalam memutus masalah pencoretan Cagub-Cawagub pasangan Khoffifah-Herman diakui memang menggunakan mekanisme voting.

Namun demikian, kata Andri, sebelum mengambil langkah voting, menurutnya terlebih dahulu KPUD melakukan pendalaman kasus melalui mekanisme rapat musyarawah dan pleno sebelum diputuskan menjadi keputusan voting.

"Kita sama-sama berbeda menafsirkan soal keputuasan. Kami diskusikan ini sudah. Kami lakukan rapat musyarawah dari Dzhuhur sampai Maghrib. Setelah itu kami plenokan sebelum kita ambil voting. Saya (Andri) menyetujui voting tersebut, saya siap mengambil risiko ini, tapi hasilnya, pasangan Ibu Khoffifah dalam voting itu tidak memenuhi syarat (TMS). Saya sendiri Ketua KPU Jatim pilih Ibu Khoffifah lolos," papar Andri, di ruang sidang DKPP, Jakarta, Kamis (25/7/2013).

Dia melanjutkan, pertimbangan mengambil keputusan voting dilakukan KPUD karena setelah dilakukan beberapa kali kajian dan rapat internal anggota KPUD tidak menemui keputusan. Bahkan, gelombang massa kedua pendukung pasangan yang berseberangan sudah membanjiri kantor KPUD Jawa Timur.

"Saya sepakat dengan keputusan voting, saya katakan ketemen-temen (anggota KPUD) keputusan ini tidak bisa ditunda. Saya katakan, diluar sana ada ribuan massa yang sudah mengepung kantor kami, kalo saya putuskan ditunda, banjir darah akan terjadi di luar sana. Saya dengar partai PPNUI teriak semoga anggota KPU masuk surga, sedangkan Partai Patriot teriak gantung Ketua KPU," tuturnya.

Seperti diketahui, KPUD Jatim akhirnya mengambil mekanisme voting dalam memutus perkara pendaftaran pasangan Khoffifah-Herman dalam pemilukada Jatim yang dinilai TMS. Dalam voting tersebut diketahui, dua anggota KPUD (Ketua KPUD dan satu Anggota) mendukung Khoffifah-Herman lolos. Sedangkan, tiga anggota KPUD lainnya menolak pasangan Khoffifah-Herman lolos sebagai peserta pemilihan gubernur.

Berikut nama 5 anggota KPUD Jatim yang meloloskan dan menolak pasangan Khoffifah-Herman. Dua anggota yang meloloskan seperti ketua KPUD Andri Dewanto Ahmad dan anggota KPUD Sayekti. Dan, tiga anggota yang menolak meloloskan Khoffifah-Herman seperti Najib Hamid, Agus Mahfud dan Agung Nugroho.

Sementara itu, ketua DKPP Jimly Asshiddiqie secara resmi menutup sidang perdana. Sidang akan dilanjutkan pada Jumat besok (26/7) dengan agenda pemeriksaan materi.
(rsa)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
22 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
1 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
2 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
2 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
3 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved