Puluhan imigran gelap diamankan di Pantai Garut

Sabtu, 20 Juli 2013 - 21:30 WIB
Puluhan imigran gelap...
Puluhan imigran gelap diamankan di Pantai Garut
A A A
Sindonews.com - Puluhan imigran gelap asal Timur Tengah diamankan Polres Garut saat hendak berlayar menyeberang ke Australia dari pantai Garut Selatan. Dari total 84 imigran ini, 75 orang di antaranya laki-laki, satu anak-anak, dan delapan lainnya perempuan.

"Kebanyakan dari mereka mengaku berasal dari Iran dan Irak," kata Kapolres Garut AKBP Umar, Sabtu (20/7/2013).

Menurut Umar, mereka hanya bisa berbicara Bahasa Persia dan hanya sedikit yang dapat berbicara Bahasa Arab. Bahkan, para pencari suaka ke Australia ini kurang fasih berbicara Bahasa Inggris.

"Mereka ditangkap saat diangkut menggunakan tiga buah truk di Ciawi, kawasan perbatasan Kecamatan Pameungpeuk dan Cibalong, sekira pukul 03.00 WIB. Mereka berencana menyeberang ke Pulau Christmas, Australia," ujarnya.

Para imigran yang tidak memiliki dokumen keimigrasian lengkap ini langsung dibawa ke Mapolres Garut dan diamankan di Aula Mapolres Garut. Namun demikian, beberapa di antaranya mencoba untuk melarikan diri saat diamankan.

Dia mengaku hingga kini pihaknya masih mencari tekong atau calo yang menjual jasa untuk menyeberangkan mereka ke Australia menggunakan perahu nelayan. Tekong ini, ucapnya, akan ditangkap karena telah melakukan tindak pidana.

"Tiga truk pengangkut mereka pun diamankan di Mapolres Garut sebagai barang bukti. Para imigran ini akan ditangani oleh Kantor Imigrasi dan organisasi penanganan imigrasi," katanya.

Seorang imigran asal Iran, Mahmoud (24) menuturkan, ia dan belasan warga Iran lainnya telah tinggal di Bogor sekitar dua bulan. Setelah membayar ribuan dolar kepada orang yang dia sebut sebagai penyalur, Mahmoud dan belasan warga Iran lainnya pun diberangkatkan ke Pantai Selatan Garut.

"Tidak ada alasan lagi untuk tinggal di Iran. Rumah dan masjid kami dibakar. Seperti diusir dari negara sendiri. Di Indonesia lebih aman, orang-orangnya baik, dan saya harap bisa berangkat ke Australia karena keluarga saya sudah banyak di sana yang menunggu," katanya.

Mahmoud berangan-angan akan bekerja sebagai pegawai industri di Australia jika telah sampai. Dirinya tidak dapat bekerja di sektor lain karena keterbatasan dalam berbahasa Inggris dan taraf pendidikannya. "Saya memiliki kartu suaka dari PBB ke Australia," ujarnya.

Imigran lainnya, Fuad Ali (26), seorang imigran asal Irak, mengaku telah melakukan perjalanan menggunakan jasa pesawat terbang dengan rute Uni Emirat Arab, Malaysia, dan sampai ke Jakarta. Sama seperti Mahmoud, dia terlebih dulu tinggal di Bogor selama dua bulan sebelum menuju Pantai Selatan Garut.

"Saya menghabiskan 25 ribu Dollar Amerika untuk bisa berangkat ke Australia. Keluarga saya juga sudah menunggu di Australia," tukasnya.
(maf)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
59 menit yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
11 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
12 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
12 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
13 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
13 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved