Puluhan pengungsi banjir di Wajo terserang penyakit

Jum'at, 19 Juli 2013 - 03:28 WIB
Puluhan pengungsi banjir...
Puluhan pengungsi banjir di Wajo terserang penyakit
A A A
Sindonews.com - Puluhan pengungsi korban banjir di Kabupaten Wajo, mulai terserang penyakit. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan kabupaten Wajo, sekitar 77 warga korban banjir, mulai menderita berbagai macam penyakit.

Rincian dari 77 penderita tersebut, yakni dermatitis (infeksi kulit) menyerang 37 orang, ILI (Influenza atau sakit yang menyerupai selesam, demam, batuk dan sakit tekak) 24 orang, diare sebanyak 8 orang, nyeri sendi sebanyak 4 orang, vertigo (pusing) 2 orang. Sementara yang sakit telinga dan suspek thipoid, masing-masing satu orang.

"Puluhan korban banjir ini masih dalam tahap rawat jalan," kata Kabid Bina Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas kesehatan Wajo, Awaluddin Sibe kepada wartawan, Kamis (18/7/2013).

Khusus untuk penyakit yang rawan untuk korban banjir dan perlu diwaspadai adalah penyakit diare, Ispa dan gatal-gatal. "Untuk antisipasi berbagai penyakit untuk banjir kali ini, Dinkes sudah membentuk posko kesehatan di Desa lokasi banjir," terangnya.

Selain itu, posko banjir juga dibentuk di setiap Puskesmas yang ada di kecamatan yang terkena banjir. Sementara posko induk kesehatan dipusatkan di kantor dinas kesehatan Kabupaten Wajo.

"Selain itu, antisipasi yang kami lakukan saaat ini adalah melaksanakan pengobatan di tempat pengungsian dan mendata tempat-tempat dan jumlah orang yang mungungsi," jelasnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Wajo yang dihubungi, mengatakan antisipasi untuk kesehatan saat ini menyiapkan Jaringan puskesmes dan poskesdes serta sudah siap.

"Untuk kesiapan obat informasi tadi malam, Kadis kesehatan provinsi akan mengirim ke Sengkang, mungkin sudah sampai," katanya sambil mengaku berada di Jakarta.

Sementara itu, pantauan wartawan di lokasi banjir, di posko pengungsian Mesjid Angung Ummul Quran Sengkang, seorang pengungsi (Rezky) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Lamaddukkelleng Sengkang, karena menderita penyakit tipes.

Salah seorang warga Laelo Kecamatan Tempe yang merupakan salah satu kawasan terparah banjir, Baharuddin, mengaku di daerahnya sejumlah warga yang tidak mengungsi juga terserang demam dan batuk.

"Mungkin karena kedinginan, saya saja saat ini masih lemes selalu menggigil kedinginan," terangnya.

Sementara itu, Kabid Kesetiakawanan Sosial Dinas Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Wajo Sahran mengatakan, pihaknya masih menunggu bantuan 100 ton beras yang merupakan cadangan beras nasional dari Ketahanan pangan.

"Kemarin, kami sudah siapkan 3 ton beras ditambah dari gubernur 10 ton, dan uang Rp100 juta," katanya.

Hingga kini, debit air masih bertahan hingga ketinggian 3 sampai 4 meter di lokasi banjir.
(san)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
10 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
10 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
11 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
11 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
13 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved