Korban banjir Bone keluhkan minimnya perhatian pemerintah

Kamis, 18 Juli 2013 - 04:19 WIB
Korban banjir Bone keluhkan...
Korban banjir Bone keluhkan minimnya perhatian pemerintah
A A A
Sindonews.com - Sejumlah korban banjir di Bone Utara, membutuhkan uluran tangan dari pemerintah. Pasalnya, sejak seminggu tergenang banjir, warga belum mendapatkan pertolongan. Sementara itu, sejumlah anak-anak mulai terkena penyakit, seperti demam dan gatal-gatal.

Salah seorang korban banjir asal Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, Idris mengatakan, air masih mengenangi rumahnya dan sudah mulai surut. Meski demikian, di sekitar rumahnya yang berjarak hanya 50 meter, masih digenangi air. Bahkan, dari luapan Sungai Walannae, masih bisa mengancam akan kembali terjadi jika hujan.

"Seperti di SD Inpres 10/73 Uloe, di sana belum surut airnya, dan siswanya diliburkan. Kami khawatir, jika terjadi hujan susulan, maka pasti banjir lagi," ujar Idris, kepada wartawan, Rabu (17/7/2013).

Idris bersama dengan warga setempat mengaku prihatin dengan kondisi banjir yang masih jauh dari bantuan pemerintah, pasalnya belum ada posko-posko yang disediakan, seperti pelayanan kesehatan jika ada yang sakit masih harus ke Puskesmas Dua Boccoe, serta bantuan makanan bagi korban banjir yang sangat membutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Andi Mappangara, menjelaskan bahwa telah membentuk posko korban banjir meliputi Kecamatan Ajangale, Dua Boccoe dan juga Cenrana. Namun sayangnya, laporan pelayanan kesehatan terhadap korban banjir tidak diketahuinya.

"Belum ada laporan masuk dari Puskesmas, tapi kita tetap memberikan pelayanan maksimal," terangnya.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bone Amrullah Hasda mengatakan, jika korban banjir belum dikategorikan darurat. Karena, warga masih bisa melakukan aktivitasnya serta tidak ada kerusakan fatal disetiap rumah warga.

"Kami memiliki petugas setiap kecamatan yang memantau dan melaporkan setiap kondisi korban banjir, jika ada darurat dan kami pasti akan turun memberikan bantuan," ungkapnya.
(san)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
5 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved