Distribusi bantuan banjir di Malang tidak merata
Kamis, 11 Juli 2013 - 15:50 WIB
Distribusi bantuan banjir di Malang tidak merata
A
A
A
Sindonews.com - Distribusi logistik bagi korban banjir di Malang Selatan, Jawa Timur, tidak merata. Ada empat desa yang terkena dampak, tiga di antaranya berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, yakni Desa Sitiarjo, Tambakrejo, dan Sidoasri. Sedangkan satu desa di Kecamatan Gedangan, yakni Desa Sidodadi.
Hingga hari ini, pendistribusian bantuan dari pemerintah daerah melalu berbagai institusinya ternyata tak menyentuh ke semua korban banjir. Terutama warga di Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, yang jumlahnya mencapai 1.500 jiwa.
Kepala Desa Sidoasri, Sih Reno Wibowo, mengungkapkan, hingga siang ini belum ada tim baik dari PMI, BPBD, atau instansi milik pemerintah setempat yang memasok bantuan. "Belum ada bantuan sama sekali. Mungkin masih sibuk di Sitiarjo," kata Sih Reno Wibowo, Kamis (11/7/2013).
Menurutnya, sebanyak 800 rumah di desa tersebut terendam banjir pada Selasa malam lalu, dan air surut pada Rabu pagi harinya. Meski sempat kekurangan, kebutuhan air bersih sudah mulai bisa terpenuhi dari sumur warga maupun sumber mata air.
"Sejak banjir terjadi hingga hari ini belum ada bantuan makanan maupun bantuan lainnya untuk meringankan kami," tegasnya lagi.
Hingga hari ini, pendistribusian bantuan dari pemerintah daerah melalu berbagai institusinya ternyata tak menyentuh ke semua korban banjir. Terutama warga di Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, yang jumlahnya mencapai 1.500 jiwa.
Kepala Desa Sidoasri, Sih Reno Wibowo, mengungkapkan, hingga siang ini belum ada tim baik dari PMI, BPBD, atau instansi milik pemerintah setempat yang memasok bantuan. "Belum ada bantuan sama sekali. Mungkin masih sibuk di Sitiarjo," kata Sih Reno Wibowo, Kamis (11/7/2013).
Menurutnya, sebanyak 800 rumah di desa tersebut terendam banjir pada Selasa malam lalu, dan air surut pada Rabu pagi harinya. Meski sempat kekurangan, kebutuhan air bersih sudah mulai bisa terpenuhi dari sumur warga maupun sumber mata air.
"Sejak banjir terjadi hingga hari ini belum ada bantuan makanan maupun bantuan lainnya untuk meringankan kami," tegasnya lagi.
(rsa)