Papua kembangkan pariwisata lingkungan

Sabtu, 06 Juli 2013 - 16:40 WIB
Papua kembangkan pariwisata...
Papua kembangkan pariwisata lingkungan
A A A
Sindonews. com - Provinsi Papua Barat tetap akan mengembangkan konsep destinasi pariwisata berkualitas yakni menjual lingkungan alam, keunikan dan orisinalitas daerahnya kepada wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Papua Barat Edi sumarwanto menyataan, konsep pengembangan kepariwisataan tetap mempertahankan yang sudah ada dengan tidak memfokuskan pada jumlah kedatangan wisatawan.

"Kami di Papua Barat terus mengembangkan daerah wisata yang spesifik, menjual daerah tujuan wisata yang tidak ada di daerah lain," tegasnya di sela "Direct Promotion" Papua Barat dan Papua di Kuta Bali, Sabtu (6/7/2013).

Karena itu, Provinsi Papua lebih membidik segmen pasar internasional atau segmentasi kelas wisatawan yang memiliki berkualitas.

Sebab, di kelas masyarakat ini perilaku wisatawan lebih berorientasi pelestarian lingkungan.

Dengan kata lain, masyarakat kelas menengah ke bawah bukan menjadi target sasaran pasar kedua provinsi di ujung timur Indonesia.

Arah pengembangan pariwisata seperti itu dilakukan, karena mempertimbangkan terbatasnya daya dukung infrastruktur seperti akses transportasi ke obyek wisata andalannya seperti Raja Ampat.

Selain itu, terkait upaya pelestarian lingkungan alam agar tetap terjaga dengan baik seperti Pulau Raja Ampat yang memiliki keanekaragaman laut seperti terumbu karang yang disebut-sebut terdiri 75 persen jenis yang ada di dunia.

"Pariwisata kami ke depan lebih ke arah kualitas dan tidak mengutamakan jumlah sesuai daya dukung lingkungan yang ada," tegasnya.

Hal itu dinilai tidak berlebihan, mengingat keunikan destinasi yang dijual Papua yang dikenal syurga tersembunyi itu, memang tidak ditemukan di tempat lainnya di Tanah Air.

Sementara Sekretaris Dirjen Pemasaran Kemenparekraf I Gusti Ngurah Putra menyatakan dengan adanya promosi pariwisata Papua dan Papua Barat di Bali diharapkan bisa lebih mengenalkan potensi mutiara terpendam di dua provinsi itu ke masyarakat Internasional.

Mengingat Bali adalah pintu gerbang destinasi pariwisata Indonesia sehingga akan wisatawan asing akan lebih banyak datang dari Bali untuk pergi berwisata ke Papua.

"Bali masih jadi entry poin baik wisman dan wisnus, maka promosi ini akan bisa lebih meningkatkan kerjasama pengembangan pariwisata bersama ke depan," imbuh Putra.

Lewat promosi bersama ini yang melibatkan ASITA Bali ini, diharapkan nantinya bisa dilanjutkan bertemu dengan para buyer potensial dan konsumen lainnya.

Kegiatan promosi kedua daerah tersebut berlangsung dua har hingga Minggu 7 JUli 2013 dipusatkan di sebuah pusat perbelanjaan di Kuta.
(lns)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
6 menit yang lalu
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
38 menit yang lalu
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
9 jam yang lalu
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
9 jam yang lalu
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
10 jam yang lalu
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved