PT Kesehatan wajib tingkatkan mutu

Sabtu, 06 Juli 2013 - 09:14 WIB
PT Kesehatan wajib tingkatkan...
PT Kesehatan wajib tingkatkan mutu
A A A
Sindonews.com - Di tengah makin banyaknya perubahan baik sosial maupun ekonomi menjadikan tantangan tersendiri bagi tenaga pendidikan, tak terkecuali tenaga pendidikan kesehatan.

Sejumlah persoalan mulai bermunculan, dari kebutuhan tenaga kesehatan pada tingkat lokal maupun global, disaparitas kualitas institusi sampai keberadaan penyakit yang semakin langka.

"Perkembangan ekonomi dan sosial dari waktu ke waktu menyebabkan banyak perubahan di masyarakat. Dampak perubahan yang ada menuntut munculnya tantangan baru bagi tenaga kesehatan. Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan tersebut setiap perguruan tinggi kesehatan harus meningkatkan mutu pendidikannya," ujar Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Djoko Santoso Jumat (5/7/2013,) di kampus STIKES Aisiyah Yogyakarta.

Namun demikian, menurut Djoko, untuk meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan tidak bisa dilakukan secara instan karena ada alurnya. Dua lembaga pendidikan kesehatan yakni lembaga akreditasi dan lembaga pengembangan uji kompetensi (LPUK) dikatakannya memiliki andil besar dalam meningkatkan mutu.

"Lembaga akreditasi memiliki peran dalam penentu mutu institusi, sedangkan LPUK berpedan dalam menentukan mutu lulusan. Dalam hal ini, penjaminan mutu dalam sistem pendidikan memiliki andil besar terhadap sistem pelayanan masyarakat yang akan dihasilkan. Dengan kualitas sistem belajar yang baik, tentu akan berdampak pada lulusan dan kualitas pelayanan yang dihasilkan," jelasnya.

Di sisi lain, untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi kesehatan, Djoko mengatakan, pemerintah telah memberikan dukungan penuh. Salah satunya dengan melalui dana bantuan operasional perguruan tinggi. Pemerintah telah mengalokasikan paling sedikit 30 persen dari dana untuk penelitian di PTN maupun PTS.

"Penelitian memiliki peran yang cukup penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kualitas penelitian adalah cerminan dari kualitas perguruan tinggi. Agar menjadi pendidikan yang unggul dalam bidang kesehatan, sangat perlu adanya perencanaan (road map) penelitian yang strategis, komprehensif dan terarah dalam skala nasional," imbuhnya.
(rsa)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
37 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved