Korban tewas akibat gempa Aceh kini menjadi 24 jiwa
Rabu, 03 Juli 2013 - 13:57 WIB
Korban tewas akibat gempa Aceh kini menjadi 24 jiwa
A
A
A
Sindonews.com - Korban meninggal akibat gempa 6,2 Skala Richter di Kabupaten Bener Meriah, Aceh bertambah dua orang lagi. Jasad kedua korban baru saja berhasil diangkat dari timbunan longsong di Sukamakmur, Kecamatan Wih Pesam.
"Yang korban meninggal di Bener Meriah sekarang menjadi 24 orang, bertambah lagi dua orang," kata Wakil Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh saat dihubungi wartawan dari Banda Aceh, Rabu (3/7/2013).
Setelah sempat dihentikan sementara kaMenurut Rusli, kedua jasad korban ditemukan di bawah reruntuhan bangunan yang tertimpa longsor akibat gempa. "Kedua korban ditemukan sekira pukul 11.00 WIB tadi," ujar Rusli.
Dengan ditemukan kedua korban ini berarti data korban meninggal sementara dalam gempa Aceh menjadi 24 orang. 10 korban diantaranya terdapat di Aceh Tengah.
Saat ini, pendataan jumlah korban masih terus dilakukan. Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk jumlah korban luka 210 jiwa.
Sedangkan untuk bangunan, diperkirakan, ada 1.500 unit mengalami kerusakan. Beberapa ruas jalan juga mengalami longsor. Sementara untuk lokasi pengungsian tersebar di sepuluh titik.
"Yang korban meninggal di Bener Meriah sekarang menjadi 24 orang, bertambah lagi dua orang," kata Wakil Bupati Bener Meriah, Rusli M Saleh saat dihubungi wartawan dari Banda Aceh, Rabu (3/7/2013).
Setelah sempat dihentikan sementara kaMenurut Rusli, kedua jasad korban ditemukan di bawah reruntuhan bangunan yang tertimpa longsor akibat gempa. "Kedua korban ditemukan sekira pukul 11.00 WIB tadi," ujar Rusli.
Dengan ditemukan kedua korban ini berarti data korban meninggal sementara dalam gempa Aceh menjadi 24 orang. 10 korban diantaranya terdapat di Aceh Tengah.
Saat ini, pendataan jumlah korban masih terus dilakukan. Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk jumlah korban luka 210 jiwa.
Sedangkan untuk bangunan, diperkirakan, ada 1.500 unit mengalami kerusakan. Beberapa ruas jalan juga mengalami longsor. Sementara untuk lokasi pengungsian tersebar di sepuluh titik.
(rsa)