Limbah plastik disulap jadi bahan bakar

Kamis, 27 Juni 2013 - 16:27 WIB
Limbah plastik disulap...
Limbah plastik disulap jadi bahan bakar
A A A
Sindonews.com - Di tengah maraknya gonjang-ganjing kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa pekan lalu, salah satu warga kecamatan Lau, kabupaten Maros, telah memikirkan bagaimana mendapatkan pengganti BBM yang secara ekonomi jauh lebih murah dibandingkan dengan BBM yang dijual Pertamina.

Salah satu warga Kecamatan Lau, Arifuddin (42) berhasil menyulap limbah plastik menjadi tenaga bahan bakar. Lulusan peternakan, ini berhasil menyuling limbah plastik menjadi bahan bakar minyak, mulai dari minyak tanah, bensin dan solar.

Dia mengaku, melirik limbah plastik, karena berawal dari persoalan lingkungan. Pasalnya, limbah pelastik itu salah satu limbah yang sangat sulit diurai oleh tanah.

"Saya mencoba mencari solusi untuk membuat bensin dari limbah plastik. Makanya saya membuat alat penyulingan limbah plastik tersebut. Momennya juga pas, ketika pemerintah berencana akan menaikkan harga BBM," ujarnya kepada wartawan, saat ditemui di area pameran, Kamis (27/6/2013).

Dia menuturkan, karena masih tahap uji coba, maka produksi penyulingan limbah plastik ini masih sedikit. Masih dalam jumlah pemakaian pribadi. Untuk menghasilkan satu liter minyak, Arifuddin menggunakan sekitar 1 kg plastik. Pengolahan ini jauh lebih murah, bila dibandingkan dengan BBM yang dijual Pertamina.

Menurutnya, harga seluruh produksi itu mencapai Rp3.000. "Saya sudah hitung-hitung, penggunaan minyak dari limbah plastik ini, jauh lebih murah dibandingkan harus membeli di luar. Apa lagi bila dibandingkan dengan harga BBM yang dijual pemerintah. Kita bisa hemat sampai 50 persen," katanya.

Arifuddin mengaku, untuk mendapatkan ide pengolahan limbah tersebut, dia mendapatkan referensi dari media online serta buku. Dari sanalah dia belajar menyuling limbah pelastik.

Pada penyulingan pertama, bahan bakar minyak tersebut, masih mengandung minyak tanah, bensin dan solar. Nanti pada penyulingan kedua, baru bisa menghasilkan bensin. "Saya sudah menggunakan hasil olahan penyulingan ini. Dan sejauh ini tidak ada masalah," ungkapnya.
(san)
Berita Terkait
Manfaatkan Energi Matahari,...
Manfaatkan Energi Matahari, Pulau Medang Dialiri Jaringan Listrik
Tingkatkan Wawasan Energi...
Tingkatkan Wawasan Energi Terbarukan, FBCC Digelar
Gerakan Energi Terbarukan...
Gerakan Energi Terbarukan di Jateng Harus Jadi Percontohan Nasional
2 Fasiltas Listrik Otomatis...
2 Fasiltas Listrik Otomatis Schneider Indonesia Dikunjungi Gwenaelle
Ganjar Dorong Perkantoran...
Ganjar Dorong Perkantoran di Jateng Gunakan Energi Alternatif
SBI Manfaatkan RDF Jadi...
SBI Manfaatkan RDF Jadi Energi Alternatif Pengganti Batu Bara
Berita Terkini
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
7 menit yang lalu
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
21 menit yang lalu
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
49 menit yang lalu
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
52 menit yang lalu
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
56 menit yang lalu
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
58 menit yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved