Ini alasan Jokowi batalkan kenaikan tarif Transjakarta
Rabu, 26 Juni 2013 - 13:44 WIB
Ini alasan Jokowi batalkan kenaikan tarif Transjakarta
A
A
A
Sindonews.com - Setelah mempertimbangkan matang-matang, akhirnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membatalkan usulan kenaikan tarif Transjakarta dari Rp3.500 menjadi Rp5.000.
Menurutnya kenaikan tarif Transjakarta tidak perlu karena semakin membebani masyarakat. Akibatnya nanti mereka tidak mau pindah dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Mantan Wali Kota Solo ini juga mempertimbangkan biaya hidup masyarakat yang kemungkinan akan terkuras jika tarif Transjakarta ini dinaikkan.
"Yang banyak harusnya biaya hidup yang berkaitan dengan rumah tangga. Kalau sampai (uang) makan semua untuk transportasi, itu lah kita kemarin berfikir untuk Transjakarta sehingga tidak jadi dinaikkan," pungkasnya.
Sebelumnya Ahok, sapaan akrab Wakil Gubernur ini, meminta agar kenaikan tarif di DKI Jakarta tidak lebih dari 10 persen dari UMP masyarakat, yang hanya Rp2,2 juta perbulan.
Menurutnya kenaikan tarif Transjakarta tidak perlu karena semakin membebani masyarakat. Akibatnya nanti mereka tidak mau pindah dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Mantan Wali Kota Solo ini juga mempertimbangkan biaya hidup masyarakat yang kemungkinan akan terkuras jika tarif Transjakarta ini dinaikkan.
"Yang banyak harusnya biaya hidup yang berkaitan dengan rumah tangga. Kalau sampai (uang) makan semua untuk transportasi, itu lah kita kemarin berfikir untuk Transjakarta sehingga tidak jadi dinaikkan," pungkasnya.
Sebelumnya Ahok, sapaan akrab Wakil Gubernur ini, meminta agar kenaikan tarif di DKI Jakarta tidak lebih dari 10 persen dari UMP masyarakat, yang hanya Rp2,2 juta perbulan.
(ysw)