BPLH: Air kali Bekasi tercemar parah

Selasa, 25 Juni 2013 - 22:41 WIB
BPLH: Air kali Bekasi...
BPLH: Air kali Bekasi tercemar parah
A A A
Sindonews.com - Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi, menilai kondisi aliran Kali Bekasi semakin parah sejak beberapa tahun terakhir. Mereka juga memastikan air Kali Bekasi tercemar limbah dengan mengandung chemical oxygen demand (COD) yang melebihi ambang batas.

Kondisi itu terlihat jelas mulai dari hulu Kali Bekasi di Cipendawa, Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan sampel air di lokasi berbeda aliran Kali Bekasi, Kondisi Kali Bekasi sudah tercemar parah," ujar Kepala BPLH Kota Bekasi Dadang Hidayat, Selasa (25/6/2013).

Menurut Dadang, pemeriksaan yang dilakukan BPLH itu dilakukan di tujuh lokasi aliran Kali Bekasi yang tersebar di Bekasi. BPLH banyak menemukan kadar chemical oxygen demand (COD) atau oksigen terlarut dalam air yang melebihi baku mutu.

"Kalau Kali Bekasi dikomsumsi sangat berbahaya," katanya.

Selain Kali Bekasi, kata Dadang, ada tiga sungai yang tercemar, diantaranya, Kali Rawa Tembaga, Kali Cakung, dan Kali Blencong. Bahkan, jumlah bakteri di sungai tersebut mencapai tiga kali lipat dari ambang batas, salah satu air Kali Bekasi yang mengaliri kawasan Kelurahan Ciketing, Kecamatan Bantargebang.

Bahkan, lanjut dia, penurunan kondisi Kali Bekasi itu terlihat jelas dengan banyaknya sampah yang bertebaran di permukaan kali sejak hulu hingga hilir yang didominasi plastik, sampah rumah tangga dan tanaman.
"Ratusan kubik sampah beraneka jenis menumpuk di pintu air setiap harinya," ungkapnya.

Selain sampah, hal lain yang memperparah kondisi Kali Bekasi adalah pendangkalan yang diakibatkan tingginya sedimentasi. Belum lagi terjadinya erosi di sejumlah titik akibat beratnya beban bantaran Kali Bekasi yang semestinya tidak dimanfaatkan sebagai area bangunan.
(ysw)
Berita Terkait
Lima Sungai yang Paling...
Lima Sungai yang Paling Tercemar di Dunia
Sungai Tercemar Zat...
Sungai Tercemar Zat Besi, Buaya di Nepal Kulitnya Jadi Berkarat
Fenomena Aneh, Aliran...
Fenomena Aneh, Aliran Sungai di Jembatan Tarikolot Sempat Berbusa seperti Awan
Aliran Sungai Cileungsi...
Aliran Sungai Cileungsi Tercemar Limbah Pabrik
Sungai Jaletreng Berwarna...
Sungai Jaletreng Berwarna Coklat, DLH: Hasil Uji Lab Masih Kategori Aman
Aksi Warga Lawan Pencemaran...
Aksi Warga Lawan Pencemaran Limbah Pabrik
Berita Terkini
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
15 menit yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
6 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
6 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
8 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
10 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
11 jam yang lalu
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved