Polri minta pengelola hutan Riau atasi kabut asap

Jum'at, 21 Juni 2013 - 16:13 WIB
Polri minta pengelola...
Polri minta pengelola hutan Riau atasi kabut asap
A A A
Sindonews.com - Polri mencegah terjadinya tindakan kriminalitas atas kejadian kebakaran hutan di Riau, yang berdampak pada mengepulnya kabut asap hingga ke negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, Kepolisian Daerah Riau telah melakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi kebakaran hutan yang saat ini terjadi di Riau, berupa pemadaman kebakaran hutan.

"Kapolda Riau sudah lakukan antisipasi, tapi lebih banyak ke upaya pemadaman, juga koordinasi dengan instansi terkait untuk lakukan pemadaman," kata Ronny di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2013).

Polri juga berupaya mencegah terjadinya kriminalitas pasca kebakaran hutan tersebut. "Polri bantu tugas lakukan yang bisa dilakukan, terutama agar tidak terjadi kriminalitas," tambah Ronny.

Selain itu Ronny mengatakan, agar perusahaan pengelola lahan hutan tersebut memberikan penjelasan kepada masyarakat di Riau terkait kebakaran hutan yang setiap tahunnya sudah sering terjadi, dan tanpa ada solusi untuk mengatasi kebakaran hutan.

"Kalau ada sinergi antarinstansi, kepolisian akan memberikan dukungan dengan mengutamakan penjagaan," tegas Ronny.

Ronny menegaskan, Polri berwenang menangani kasus kebakaran hutan ini, jika memang ada pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan hutan. Sebab pembakaran lahan ini, kata dia, dilakukan oleh korporasi yang hendak memperluas lahan produksi.

"Pemberian sanksi diberikan berupa sanksi administratif seperti pencabutan izin perusahaan. Itu bisa saja dilakukan," tandas Ronny.

Diberitakan sebelumnya, Kamis (20/6/2013, Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Hutan Bidang Perlindungan Hutan pada Dinas Kehutanan Provinsi Riau Rahidi, mengatakan kebakaran yang melanda sejumlah kawasan di Provinsi Riau ini sebagian besar berada di areal perkebunan dan hutan tanam industri milik perusahaan asal Malaysia dan Singapura.
(lal)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
9 menit yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
4 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
5 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
5 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
5 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved