5 manusia lumpur diikat di pagar Gedung Sate

Selasa, 18 Juni 2013 - 13:14 WIB
5 manusia lumpur diikat...
5 manusia lumpur diikat di pagar Gedung Sate
A A A
Sindonews.com - Aksi mahasiswa menolak kenaikanharga BBM berlanjut, kali ini belasan mahasiswa dari gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bandung melakukan demo. Dalam aksinya, ada lima mahasiswa yang dilumuri lumpur diikat di pagar Gedung Sate, Bandung.

Begitu diikat di pagar Gedung Sate, dua orang dari mereka yang memakai topeng wajah SBY dan Boediono memukuli kelima manusia lumpur tersebut.

Sebelum diikat di pagar Gedung Sate, lima orang itu 'diseret' dari pertigaan Jalan Cilamaya-Jalan Diponegoro menuju Gedung Sate.

Aksi itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Tapi setelah massa tiba di halaman Gedung Sate, arus lalu lintas kembali lancar. Di sana, SBY dan Boediono tetap menyeret dan menyiksa lima orang yang menyimbolkan sebagai rakyat tertindas.

Berkali-kali mereka disiksa menggunakan tongkat, ditendang, bahkan dipukul dengan tangan. Setelah itu, kelima orang sempat diikat di pagar Gedung Sate dan terus disiksa.

Lima orang itu lalu naik pagar dan masuk ke area halaman dalam Gedung Sate. Di sana perwakilan massa giliran berorasi menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM.

Puas berorasi di halaman dalam Gedung Sate, mereka keluar dan menggelar aksi di halaman luar. Perwakilan massa kembali giliran berorasi.

"Aksi ini menggambarkan rezaim SBY dan Boediono semakin jelas menjatuhkan rakyat miskin. Rakyat di sini penuh kenistaan, berlumpur, sementara mereka pemerintah bisa berdansa," tegas koordinator aksi, Marhendro di halaman Gedung Sate, Bandung, Selasa (18/6/2013).

Melalui aksi itu, GMNI berharap pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Jika harga BBM benar-benar naik, mereka akan kembali menggelar aksi.

"Kita juga mengimbau masyarakat untuk ikut serta dalam aksi kita," kata Marhendro.

Aksi hanya berlangsung sekira 30 menit dari pukul 12.10-12.40 WIB. Setelah puas beraksi, massa membubarkan diri dengan tertib.
(ysw)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Pengamat: Rasionalisasi...
Pengamat: Rasionalisasi Harga BBM Agar Subsidi Tepat Sasaran
Berita Terkini
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
41 menit yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 jam yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
5 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
15 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
16 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
16 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved