20 Desa di Magelang tak memiliki bidan

Senin, 17 Juni 2013 - 09:58 WIB
20 Desa di Magelang...
20 Desa di Magelang tak memiliki bidan
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 20 desa di Kabupaten Magelang tidak memiliki tenaga ahli bidan. Mayoritas desa yang tidak memiliki bidan tersebut berada jauh dari pusat kota setempat.

Ketua Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, Sri Kuswanti mengatakan, kekurangan tenagah ahli bidan antara lain di tersebar di Kecamatan Ngablak, Pakis, dan Windusari.

"Desa-desa yang belum memiliki bidan, tersebar di puncak pegunungan Andong dan Sumbing," katanya, Senin (17/6/2013).

Disampaikannya, saat ini di Kabupaten Magelang terdapat 506 bidan yang terdiri dari bidan yang masih aktif dan ada juga yang sudah purna. Menurutnya, secara pelayanan ideal, seharusnya di satu Desa di Kabupaten Magelang, terdapat satu bidan yang memberikan pelayanan kesehatan.

“Untuk sementara ini di Desa yang belum memiliki bidan, diampu dengan bidan desa yang dekat, dan bidan Puskesmas,” jelasnya.

Dia berharap, kekurangan tenaga bidan ini segera teratasi. "Apalagi kebutuhan pelayanan kesehatan di tempat terpencil sangat penting," paparnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Magelang, Erie Sadewo mengatakan masih menunggu formasi pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), terkait kekurangan tersebut.

Rencananya, pada bulan September akan ada seleksi CPNS dan diutamakan pegawai honorer K2 di lingkungan Pemkab setempat.

“Kami masih menunggu formasi dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan). Kita memiliki honorer sekira 1.140, yang nantinya akan kita seleksi terlebih dahulu. Jika memenuhi persyaratan dan kualifikasi, nanti akan kita tempatkan pada pos-pos yang kosong, seperti guru, bidan, perawat dan sebagainya, ” jelasnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Utoyo menambahkan, belum adanya pengangkatan CPNS, lantaran masih terkendala dengan APBD yang 50 persen lebih dipergunakan untuk belanja pegawai. Sehingga, Pemkab Magelang belum mendapat kesempatan untuk mengangkat PNS dari masyarakat umum.

“APBD kita terserap hampir 60 persen untuk belanja pegawai. Maka, nanti kita optimalkan dan berikan kesempatan kepada honorer untuk mengisi kekosongan tersebut, melalui seleksi,” tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Beri Kemudahan Layanan...
Beri Kemudahan Layanan Kesehatan, APL Punya Fasilitas Baru dengan Teknologi Mutakhir
Cegah dan Tekan Risiko...
Cegah dan Tekan Risiko Infeksi Nosokomial yang Menular Lewat Udara di Fasilitas Kesehatan
Pertemuan Ilmiah LAFKI...
Pertemuan Ilmiah LAFKI Sukses di Jakarta, Berlanjut Digelar di Medan
Hadir Sejak 2017, Klinik...
Hadir Sejak 2017, Klinik Asiki Bantu Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak di Asiki, Papua
Infrastruktur Kesehatan...
Infrastruktur Kesehatan di Indonesia Harus Dibenahi Total
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved