Pembangunan TK negeri disoal DPRD Depok

Minggu, 16 Juni 2013 - 19:15 WIB
Pembangunan TK negeri...
Pembangunan TK negeri disoal DPRD Depok
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Komisi C, mempersoalkan rencana pembangunan TK negeri yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. Pasalnya, pembangunan gedung pra sekolah ini dinilai tidak terlalu penting, dan dibutuhkan.

Terlebih, kebutuhan akan gedung SMP, SMA dan SMK Negeri masih belum tercukupi. Bahkan, karena kurangnya sarana dan prasarana pendidikan tersebut membuat banyak siswa yang ingin masuk ke sekolah negeri ini tidak terealisasi.

"Kami tidak akan menyetujui anggaran itu, karena rancu dan tidak tepat sasaran. Kerja yang satu belum selesai, malah nambah kerja yang lain. Idenya seperti dimercusuarkan untuk menutupi kinerja yang tidak selesai dilaksanakan," kata anggota Komisi C DPRD Depok Babai Suhaimi, kepada wartawan, di Depok, Minggu (16/6/2013).

Menurut dia, TK merupakan pendidikan non-formal yang banyak dikelola swasta. Dan juga belum adanya dasar hukum yang tetap terkait kebutuhan gedung sekolah non-formal tersebut.

"Kalau kami setujui anggaran ini sama saja bunuh diri. Jelas ini tidak ada landasan hukum yang kuat. Yang dibutuhkan masyarakat sekarang ini ada gedung SMP, SMA dan SMK Negeri bukannya TK," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Depok Harry Pansila menuturkan, pembangunan TK Negeri 01 Depok, itu mengacu kepada kebutuhan pendidikan non-formal yang diajukan masyarakat. Serta mengacu pada sejumlah dasar hukum yang dikeluarkan pemerintah pusat. Seperti, Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Selain itu, juga mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1990 Tentang Pendidikan Prasekolah, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan Peraturan Mendiknas Nomor 58 Tahun 2009 tentang standar Pendidikan Anak Usia Dini.

Dalam peraturan itu, tertera setiap kota/kabupaten wajib memiliki gedung pendidikan non-formal yang dikelola pemerintah daerah dalam mempersiapakan mental siswa untuk mengikuti pendidikan lanjutan ke tingkat SD.

"Bukan kami mengada-ada, tetapi ini berdasarkan kebutuhan pendidikan. Ini juga masih dalam tahap perencanaan dan bukan melaksanakan pembangunan. Sudah hampir setiap daerah memiliki TK negeri," akunya.
(san)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
6 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
7 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
8 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
10 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
10 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
11 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved