Ini pola kerja teroris merekrut boomber

Selasa, 04 Juni 2013 - 07:00 WIB
Ini pola kerja teroris...
Ini pola kerja teroris merekrut boomber
A A A
Sindonews.com - Pengamat Terorisme Noor Huda Ismail mengungkap kiat teroris dalam merekrut para bombernya. Noor Huda mengatakan, para perekrut itu tidak serta merta mengajaknya.

Awalnya, mereka biasa membaca wilayah yang akan dituju. Yang dicari, biasanya adalah kelompok sakit hati agar memudahkan mereka untuk membangun kontradiksi dan menanamkan radikalisasi.

"Mereka akan pelan-pelan masuk ke zona yang dituju. Seperti tempat peribadatan, bisa jadi dia menjadi ustaz atau imam di wilayah tersebut dengan memberikan tausiyah-tausiyah," jelas Noor Huda kepada Sindonews, Selasa (4/5/2013).

Selain itu, cara yang paling mudah untuk melakukan perekrutan adalah latar belakang persaudaraan. Makanya tak jarang ditemukan anggota teroris masih ada hubungan saudara dengan anggota teroris lainnya.

"Bisa kakak, bisa adik, bisa saudara, sahabat, guru dan murid, itu biasanya metode yang mereka gunakan untuk melakukan perekrutan," jelasnya.

Para teroris juga kerap melakukan rekrutmen dengan menyasar lembaga, seperti lembaga pendidikan.

Kata Noor Huda, kalau mereka memiliki semacam lembaga pendidikan seperti pesantren-pesantren atau bahkan sekedar pengajian-pengajian rutin di suatu masjid yang mereka pakai akan lebih mudah menanamkan radikalisasi.

"Anak muda saat ini kebanyakan yang disasar. Termasuk masyarakat dengan ekonomi lemah, karena dapat mudah terhasut. Makanya tak jarang jika kita menemukan anggota teroris ternyata berprofesi sebagai tukang bubur, tukang jahit, dan sebagainya," tandasnya.

Menurut Noor Huda, mereka juga memposisikan diri sebagai orang yang mudah bergaul. Mereka sama seperti kebanyakan orang lainnya yang suka memilih mengopi di warkop, bercanda, dan lainnya. Karena dengan begitu, modal sosial untuk mengilusioniskan sudah mereka milik.
(rsa)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
9 menit yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
1 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
1 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
2 jam yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
3 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved