4 jam polisi kumpulkan serpihan pelaku bom
Senin, 03 Juni 2013 - 13:54 WIB
4 jam polisi kumpulkan serpihan pelaku bom
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengetahui pelaku aksi bom bunuh diri di Markas Kepolisian resor (Mapolres) Poso, Sulawesi tengah (Sulteng), petugas forensik membutuhkan waktu sekira empat jam untuk mengumpulan serpihan tubuh pelaku.
Sebelum melakukan olah TKP, polisi mensterilkan area Mapolres Poso yang dilakukan tim Penjinak Bom. Setelah dipastikan aman, petugas mengumpulkan beberapa bagian tubuh pelaku mulai sekira pukul 09.00 Wita, Senin (3/6/2013).
Sekira pukul 13.00 Wita, polisi membawa beberapa bagian tubuh pelaku bom bunuh diri tersebut ke RS Bhayangkara Polda Sulteng.
Kapolres Poso AKBP Susnadi mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, pelaku berjenis kelamin laki laki berusia antara 30-35 tahun.
Pelaku diduga kuat sebagai jaringan kelompok teroris Poso yang merupakan bagian dari kelompok DPO kasus kekerasan dan terorisme yang sejak tahun 2012 diburu polisi.
Seperti diberitakan sebelumnya, serangan bom bunuh diri mengguncang Mapolres Poso pagi ini. Seorang pria berbaju gamis nekat meledakan bom dalam tas yang disandangnya. Beruntung tidak ada satupun petugas kepolisian yang menjadi korban dalam aksi itu.
Menurut saksi mata di lapangan, peristiwa itu terjadi pukul 08.00 Wita. Pelaku berhasil melewati penjagaan Polres Poso dengan menggunakan sepeda motor.
Sebelum melakukan olah TKP, polisi mensterilkan area Mapolres Poso yang dilakukan tim Penjinak Bom. Setelah dipastikan aman, petugas mengumpulkan beberapa bagian tubuh pelaku mulai sekira pukul 09.00 Wita, Senin (3/6/2013).
Sekira pukul 13.00 Wita, polisi membawa beberapa bagian tubuh pelaku bom bunuh diri tersebut ke RS Bhayangkara Polda Sulteng.
Kapolres Poso AKBP Susnadi mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, pelaku berjenis kelamin laki laki berusia antara 30-35 tahun.
Pelaku diduga kuat sebagai jaringan kelompok teroris Poso yang merupakan bagian dari kelompok DPO kasus kekerasan dan terorisme yang sejak tahun 2012 diburu polisi.
Seperti diberitakan sebelumnya, serangan bom bunuh diri mengguncang Mapolres Poso pagi ini. Seorang pria berbaju gamis nekat meledakan bom dalam tas yang disandangnya. Beruntung tidak ada satupun petugas kepolisian yang menjadi korban dalam aksi itu.
Menurut saksi mata di lapangan, peristiwa itu terjadi pukul 08.00 Wita. Pelaku berhasil melewati penjagaan Polres Poso dengan menggunakan sepeda motor.
(ysw)