Jalan belakang di Terminal Pasar Minggu dihidupkan kembali

Senin, 03 Juni 2013 - 12:02 WIB
Jalan belakang di Terminal...
Jalan belakang di Terminal Pasar Minggu dihidupkan kembali
A A A
Sindonews.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menyebutkan, setelah penataan dan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, pihaknya juga akan melakukan penataan arus lalu lintas angkutan umum yang melintasi kawasan itu.

"Jadi angkutan umum dari arah Depok-Lenteng Agung (Selatan), Pancoran-Kalibata (Utara), maupun dari arah Ragunan (Barat) diwajibkan memasuki terminal lebih dulu," jelasnya, kepada wartawan, di lokasi penertiban, Jakarta, Senin (3/6/2013).

Dia menjelaskan, jajarannya juga berencana akan menghidupkan jalan di belakang Terminal Pasar Minggu, agar arus lalu lintas menjadi lancar. Selain itu, dengan dihidupkannya jalan tersebut, kesempatan PKL berdagang di badan jalan akan berkurang.

"Di belakang terminal ada jalan, jalan itulah yang akan kita hidupkan. Sehinggga PKL akan berkurang, dan masuk ke dalam pasar tempat semestinya mereka berdagang," paparnya.

Udar menjelaskan, alasan wilayah ini dijadikan lokasi penertiban, karena jalan yang menghubungkan Jalan Raya Pasar Minggu dan Jati Padang tersebut kerap digunakan pedagang sayur berjualan dari pagi hingga sore hari.

Banyaknya PKL yang berjualan, secara otomatis akan menyebabkan keramaian manusia hingga tercipta parkir liar dan angkutan umum ngetem di sembarang tempat.

Pantauan langsung di lokasi, penertiban dimulai sejak pukul 08.00 WIB oleh petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan aparat kepolisian.

Para PKL yang rata-rata berjualan sayur di bahu jalan dan trotoar ditertibkan. Begitu pula dengan angkutan umum yang menunggu penumpang di bahu jalan.

Petugas gabungan itu membagi tugas masing-masing. Aparat Satpol PP membongkar lapak pedagang, sementara Dinas Perhubungan DKI Jakarta mendorong angkutan umum yang ngetem di jalan. Sedangkan petugas kepolisan mengatur kendaraan pribadi yang melintas, serta menindak pengendara yang memarkirkan kendaraan sembarangan.

Para PKL yang ditertibkan sempat marah-marah kepada petugas Satpol PP, karena tidak diizinkan pihak PD Pasar Jaya masuk ke lokasi binaan (lokbin). Setelah melakukan negosiasi selama kurang lebih 15 menit, akhirnya para pedagang diizinkan masuk ke lokbin.

Dalam penertiban ini, sedikitnya ada 750 personel gabungan yang diterjunkan dari Dinas Pehubungan DKI Jakarta, Satpol PP dan kepolisian. Sementara lapak pedagang yang ditertibkan, terhitung ada sekira 500 unit.
(san)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
48 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved