PT KAI pastikan penjualan tiket tambahan bebas calo

Minggu, 02 Juni 2013 - 17:52 WIB
PT KAI pastikan penjualan...
PT KAI pastikan penjualan tiket tambahan bebas calo
A A A
Sindonews.com - Kahumas PT KAI Daop I Sukendar Mulya memastikan, habisnya tiket bukanlah karena adanya praktek percaloan. Kalaupun memang ada, maka masyarakat yang membeli yang akan dirugikan.

Sebab, menurutnya, saat ini banyak pemalsuan tiket. Untuk PT KAI sendiri sudah memiliki sistem untuk meminimalisir praktek percaloan. Dimana ketika ada penumpang yang akan membatalkan tiketnya, maka proses refund baru bisa dilakukan tiga minggu setelah pembatalan.

"Saya yakin ini karena kecerdasaan masyarakat yang sudah melek teknologi," tuturnya, Minggu (2/6/2013).

Lebih lanjut Sukendar mengimbau kepada masyarakat, agar tidak membeli tiket kepada calo. Sebab saat ini ada penipuan serta pemalsuan tiket. Teknisnya, ketika calo sudah mendapatkan pembeli, mereka akan mencetak tiket.

Namun pihak KAI memiliki daftar nomor tiket yang sesuai dengan pembeli. Jika ada yang terbukti menggunakan tiket palsu tentunya akan diturunkan.

"Jika memang tiket sudah habis, lebih baik gunakan transportasi lain, dari pada beli kepada calo, beresiko," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 40 kereta tambahan untuk menghadapi mudik lebaran mendatang. Tiket kereta tambahan ini bisa dibeli mulai 1 Juni mendatang di berbagai gerai maupun loket.

Kereta tambahan tersebut, diantaranya melayani perjalanan rute Jakarta - Solo, Jakarta - Surabaya, Jakarta - Malang, Jakarta -Bandung, Jakarta - Cirebon dan Jakarta - Kutoarjo, serta Jakarta-Jogjakarta.

Tidak hanya mengadakan tiket kereta tambahan, tahun ini PT KAI mengadakan penjualan tiket Promo seharga Rp10.000. Dalam tiap perjalanan akan ada 10 tiket promo yang dijual. Dan pemberian makanan berbuka serta makanan sahur secara gratis.
(stb)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Kereta Bandara Soetta...
Kereta Bandara Soetta Mulai Beroperasi 1 Juli 2020
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
3 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
4 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
6 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
7 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
8 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
8 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Pastikan Finis Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved