Diduga dendam, Subagio tewas dengan 24 tusukan
Kamis, 30 Mei 2013 - 17:29 WIB
Diduga dendam, Subagio tewas dengan 24 tusukan
A
A
A
Sindonews.com - Seorang warga ditemukan sudah bersimbah darah dengan 24 luka tusukan di Jalan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan. Diduga, korban dibantai terkait dengan pengelapan narkoba dan senjata api rakitan.
Pembunuhan sadis ini terjadi sekira pukul 04.00 WIb, Kamis (30/5/2013) dinihari Korbanya bernama Subagio (38) warga Jalan Talang Jambe dekat pesantren, RT 11, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami.
Korban tewas mengenaskan dengan posisi terlungkup bersimbah darah dan tubuh dipenuhi 24 luka tusuk.
Menurut keterangan saksi mata, Misdi (42) yang juga menjabat sebagai Ketua RT 22 Talang Jambe, pagi itu sekira pukul 05.30 WIB saat mengendarai sepeda motornya dan melintas di TKP, ia melihat ada orang terkapar posisi telungkup bersimbah darah.
”Saya langsung dekati untuk memastikan dan saya lihat nyawa korban sudah tidak ada lagi,” ungkap Misdi ditemui di TKP, Kamis (30/5/2013).
Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tramudi membenarkan adanya kejadian itu.
”Anggota kita sudah ke TKP tadi pagi dan kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut, guna mengungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap korban, termasuk motif pembunuhan itu,” ungkap Imam.
Pembunuhan sadis ini terjadi sekira pukul 04.00 WIb, Kamis (30/5/2013) dinihari Korbanya bernama Subagio (38) warga Jalan Talang Jambe dekat pesantren, RT 11, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami.
Korban tewas mengenaskan dengan posisi terlungkup bersimbah darah dan tubuh dipenuhi 24 luka tusuk.
Menurut keterangan saksi mata, Misdi (42) yang juga menjabat sebagai Ketua RT 22 Talang Jambe, pagi itu sekira pukul 05.30 WIB saat mengendarai sepeda motornya dan melintas di TKP, ia melihat ada orang terkapar posisi telungkup bersimbah darah.
”Saya langsung dekati untuk memastikan dan saya lihat nyawa korban sudah tidak ada lagi,” ungkap Misdi ditemui di TKP, Kamis (30/5/2013).
Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tramudi membenarkan adanya kejadian itu.
”Anggota kita sudah ke TKP tadi pagi dan kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut, guna mengungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap korban, termasuk motif pembunuhan itu,” ungkap Imam.
(ysw)