Besok, kereta kembali melintas di Stasiun UI

Rabu, 29 Mei 2013 - 12:13 WIB
Besok, kereta kembali...
Besok, kereta kembali melintas di Stasiun UI
A A A
Sindonews.com - Hari ini seluruh rangkaian kereta rel listrik (KRL) lintas Bogor-Jakarta tidak berhenti di Stasiun Universitas Indonesia (UI). Sebab sedang berlangsung penertiban 81 kios pedagang di sekitar area stasiun.

Untuk kelancaran penertiban, PT KAI memutuskan tidak memberhentikan rangkaian di stasiun tersebut. Penumpang diimbau untuk naik dari Stasiun Pondok Cina, atau Universitas Pancasila (UP).

Pantauan di lokasi penertiban, loket penjualan tiket ditutup dengan hordeng biru. Ribuan petugas gabungan dari kepolisian, PKD, dan marinir berjaga sejak pukul 05.00 WIB.

"Benar, untuk hari ini kereta tidak berhenti di sini. Karena seperti dilihat, saat ini sedang ada penertiban," kata Humas KAI Mateta Rijazulhaq, di lokasi kejadian, Depok, Rabu (29/5/2013).

Setidaknya ada 10.000 penumpang yang berangkat dan turun, di stasiun tersebut. Kebanyakan dari penumpang, adalah mahasiswa. "Sementara saja. Besok juga sudah berjalan seperti biasa," ungkapnya.

Penertiban stasiun dilakukan untuk merevitalisasi area. Dan untuk memberikan kenyamana serta keselamatan penumpang kereta. Hal itu sesuai dengan Perpres No 83 tahun 2011 tentang penugasan pemerintah pemeritah pada KAI untuk Mengembangkan KCJ. Serta UU No 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian.

"Target kami mengangkut 1,2 juta penumpang di tahun 2018. Untuk itu perlu dilakukan revitalisasi stasiun. Untuk menambah panjang peron dan rangkaian," tukasnya.

Penertiban pedagang di Stasiun UI adalah yang terakhir kalinya dilakukan. Pasalnya, seluruh stasiun di lintas Bogor-Jakarta sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

"Ini sudah tenggang waktunya. Sehingga kami lakukan penertiban karena pedagang tidak mau membongkar secara sukarela," tutupnya.
(san)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved