Mau demo, mahasiswa kocar-kacir diserang preman

Kamis, 25 April 2013 - 17:19 WIB
Mau demo, mahasiswa...
Mau demo, mahasiswa kocar-kacir diserang preman
A A A
Sindonews.com - Puluhan pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germak) dibubarkan sekelompok preman di Kantor PU Cipta Karya Satker PKP Air Minum Jalan Urip Sumohardjo, Panakukang, Kamis (25/4/2013) siang.

Insiden tersebut bermula saat massa Germak hendak melakukan unjuk rasa dugaan korupsi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terkait proyek Desa Bulu'loe di Kab Jeneponto.

Hanya saja, saat hendak melakukan orasi, tiba-tiba dari dalam areal kantor Cipta Karya yang tepat berada di depan Markas Peralatan Kodam (Paldam) VII/Wirabuana ini, sekitar 150 orang tak dikenal muncul dan langsung melakukan penyerangan.

Akibatnya, saling serang pun tidak terelakkan sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas di Jalan Urip Sumohardjo. Sejumlah preman menggunakan batu, balok kayu, serta panah untuk membubarkan aksi unjuk rasa ini.

Insiden kericuhan yang terjadi sekitar 15 menit tersebut juga sempat membuat sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Urip Sumohardjo panik, dan terpaksa memutarbalikkan kendaraannya.

Karena jumlah massa yang tidak sebanding, massa Germak yang dipimpin Rustam Halilintar ini akhirnya memilih kabur dan melarikan diri ke Kampus Universitas 45 Makassar.

Sejumlah petugas Polsekta Panakukang dan TNI yang berjaga di lokasi kejadian, tampak tidak bisa berbuat banyak karena jumlah preman yang lebih besar.

Kapolsekta Panakkukang Kompol Agung Kanigoro yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mengetahui massa diduga preman yang membubarkan aksi unjuk rasa tersebut.

"Kami tidak tahu dari mana asalnya. Tiba-tiba saja ada pelemparan dari dalam kantor hingga mengejar demonstran yang berdemo," katanya kepada SINDO.

Agung mengatakan, dalam insiden ini, petugas menyita empat anak panah dan bendera Germak milik pengunjuk rasa yang ditinggal di lokasi kejadian.

Sementara itu, beberapa pegawai yang ditemui di Kantor PU Cipta Karya Satker PKP Air Minum menolak memberikan keterangan kepada wartawan.
(ysw)
Berita Terkait
Demo Serentak Mahasiswa...
Demo Serentak Mahasiswa Se-Indonesia di Palembang Diwarnai Kericuhan
Aksi Demo Mahasiswa...
Aksi Demo Mahasiswa ‘Indonesia Gelap’ di Patung Kuda
Demo Indonesia Gelap,...
Demo Indonesia Gelap, Pakar Hukum: Bentuk Ekspresi Pesimisme Masyarakat Ubah Jadi Optimisme
Mahasiswa Demo DPR:...
Mahasiswa Demo DPR: Menagih 17+8 Tuntutan Rakyat
Demo Mahasiswa Uhamka...
Demo Mahasiswa Uhamka di Sudirman Diwarnai Saling Dorong dengan Polisi
Demo Indonesia Gelap...
Demo Indonesia Gelap di Patung Kuda, Ribuan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
2 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
2 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
3 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
4 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
5 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
6 jam yang lalu
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved