506 perlintasan kereta membahayakan pengguna jalan

Selasa, 23 April 2013 - 19:59 WIB
506 perlintasan kereta...
506 perlintasan kereta membahayakan pengguna jalan
A A A
Sindonews.com - Keputusan Presiden yang menunjuk PT KAI, untuk mampu mengangkut 1,2 juta penumpang di tahun 2018, masih menemui banyak kendala. Namun kendala yang signifikan adalah, masih banyaknya perlintasan sebidang yang membuat headway perjalanan kereta tidak bisa maksimal.

Dari data Humas PT KAI Daop I, jumlah perlintasan di Jabodetabek mencapai 549 perlintasan. Dari jumlah tersebut hanya ada 43 perlintasan yang tidak sebidang. Artinya di perlintasan tersebut ada flyover ataupun underpass.

Sementara ada 80 perlintasan sebidang yang dijaga petugas operasional PT KAI, 78 perlintasan sebidang yang dijaga, oleh petugas jalan rel dan jembatan (JJ) PT KAI. Hanya ada 10 perlintasan yang di jaga pemerintah daerah. 18 perlintasan sebidang dijaga swasta.

Sementara itu, untuk perlintasan yang tidak resmi ada 197 perlintasan, dan 123 perlintasan resmi yang tidak mendapat penjagaan. Kepala Humas PT KAI Daop I Agus Sutijono mengatakan, masih banyaknya perlintasan sebidang membuat pihaknya harus mengatur jadwal perjalanan, agar tidak terjadi kemacetan panjang pada jam sibuk.

Dengan demikian, pihaknya mendisain jadwal dengan memperhatikan faktor eksternal. Padahal menurutnya untuk mencapai target 1,2 juta penumpang perhari, harus ada jaminan terhadap headway perjalanan kereta api.

"Jika armada sudah ada, tapi prasarana tidak mendukung tentunya target tersebut tidak akan tercapai," ucapnya, Selasa (23/4/2013).

Lebih lanjut Agus mengatakan, idealnya untuk mengantisipasi keterlambatan perjalanan jika ada kereta yang mogok, maka seharusnya di setiap stasiun di Jabodetabek disediakan wesel. Sehingga ketika ada kereta yang mogok, kereta yang ada di belakangnya bisa berbelok dan mendahului kereta yang mogok.

"Jika di tiap stasiun ada wesel, maka keterlambatan bisa diantisipasi," ucapnya.
(stb)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
1 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
2 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
2 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
3 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
3 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
3 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved