Banyak Artis nyaleg, Aktivis Politik ketar-ketir

Selasa, 23 April 2013 - 13:58 WIB
Banyak Artis nyaleg,...
Banyak Artis nyaleg, Aktivis Politik ketar-ketir
A A A
Sindonews.com - Fenomena artis murtad ke panggung politik kembali mewarnai pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2014. Kebanyakan para artis membidik kursi di Senayan (DPR RI).

Pada pendaftaran Caleg di KPU pusat, beberapa partai politik (Parpol) menyodorkan sederet nama-nama pesohor mulai artis sinetron hingga penyanyi dangdut. Fenomena itu memang bagian dari iklim demokrasi. Namun di sisi lain, hal ini dinilai menjadi ancaman bagi para aktivis politik terutama yang sehari-harinya berkecimpung di parpol.

"Bagi saya fenomena ini membuat ketar-ketir, terutama bagi yang sehari-harinya aktif di partai," kata politikus Gerindra Jabar, Sunatra, di Bandung, Selasa (23/4/2013).

Dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini membagi aktivis politik menjadi dua, yakni kalangan idealis dan populis-kapitalis. Kalangan idealis adalah yang aktivitasnya terkait dengan politik, misalnya para kader muda partai. Sedangkan kalangan populis-kapitalis yakni artis dan politikus-politikus berduit.

"Kalangan idealiseme ini berhadap-hadapan dengan kapitalis-populis," katanya.

Menurutnya, sistem demokrasi saat ini telah menggeser politikus idealis dengan munculnya politikus kapitalis-populis. Para politikus idealis, lanjutnya, kalah modal dan popularitas oleh politikus kapitalis-populis.

"Artis kan ada tiap hari di rumah (TV) kita, lewat infotainment mulai pagi hingga sore," katanya.

Sedangkan para aktivis idealis muda usia 20 sampai 40 tahun, mereka tidak bisa mempopulerkan diri. Sedangkan ongkos politik saat ini sangat besar dan mahal.

Sunatra pun berharap ada peraturan yang membatasi politikus artis dan kapitalis. Caranya, tiap parpol harus menyiapkan mekanime pengkaderan yang ketat. Mekanisme ini harus memberikan pendidikan politik kepada yang direkrut, termasuk kalangan artis.

"Jangan sampai ada artis yang baru daftar langsung bisa jadi (caleg). Artis boleh masuk politik tapi harus dididik sebelum mencalonkan," ujarnya.
(rsa)
Berita Terkait
Perindo Pakai Logo Baru...
Perindo Pakai Logo Baru Hadapi Pemilihan Legislatif 2024
PUAN Dukung Keterwakilan...
PUAN Dukung Keterwakilan Perempuan di Pemilihan Legislatif 2024
Target Menang Pemilihan...
Target Menang Pemilihan Legislatif, PKS Pangkep Gaet Kaum Muda
PKS Sulsel Target 147...
PKS Sulsel Target 147 Kursi di Pemilihan Legislatif 2024
Laporan Kecurangan Pemilu...
Laporan Kecurangan Pemilu Dihentikan Bawaslu, Lydia Fransisca Tempuh Jalur Lain
Pencoretan Nama Irman...
Pencoretan Nama Irman Gusman dari Daftar Caleg Dinilai Langgar Asas Hukum
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
2 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
2 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
4 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
6 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
7 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved