Minim PJU, Tol Ciawi rawan perampokan

Senin, 22 April 2013 - 19:28 WIB
Minim PJU, Tol Ciawi...
Minim PJU, Tol Ciawi rawan perampokan
A A A
Sindonews.com - Kapolres Bogor Kota AKBP Bahtiar Ujang Purnama mengakui, ruas jalan tol, khususnya sebelum gerbang tol Ciawi, rawan tindak kriminal perampokan. Pihaknya meminta PT Jasa Marga, selaku pengelola jalan tol Jagorawi, untuk melengkapi fasilitas penerangan jalan umum (PJU) dan pos pengamanan.

"Ya kita akan mengusulkan agar sebelum GT Ciawi dari arah Sukabumi menuju Jakarta, ruas jalan tol Ciawi, PJU-nya ditambah. Selain itu kita meminta untuk membangun pos polisi," jelas AKBP Bahtiar, Senin (22/4/2013).

Kapolres membantah, modus operandi pelaku perampokan adalah menggunakan mobil pribadi dengan menggunakan nomor polisi. Kapolres juga berjanji, pihaknya akan sering melakukan patroli dan pengecekan.

"Itu hanya modus pelaku perampokan saja, agar sasarannya percaya dan mau berhenti saat dihadang di ruas jalan tol itu," katanya.

Pihaknya menjamin, mobil Toyota Avanza warna hitam yang digunakan para pelaku perampokan truk kontainer bermuatan minuman segar di ruas jalan tol Ciawi adalah palsu.

"Tidak ada mobil preman bernopol polisi. Ini hanya cara pelaku kejahatan untuk memperdaya korban," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah truk kontainer bermuatan minuman berenergi dirampok saat melintas di ruas tol Ciawi, Kota Bogor, akhir pekan lalu. Dalam aksinya ini, para pelaku yang mengaku sebagai polisi membawa kabur ribuan minuman berenergi, yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Didik Purwanto menerangkan, aksi perampokan ini bermula ketika truk bernomor BA 9926 JZ, yang disopiri Justin Wong Manalo (37) dan Hendri (27) kernetnya melaju dari arah Sukabumi menuju Jakarta.

Saat melintas di ruas tol Ciawi, truk yang dikemudikan korban tiba-tiba dipepet sebuah mobil Toyota Avanza, hingga membuatnya menghentikan truk. Selanjutnya dua lelaki pun turun dari mobil tersebut dan meminta agar sopir dan kernetnya turun dari truk yang dibawanya.

Para pelaku pun menanyakan surat-surat truk dan izin muatan yang dibawa korban. Setelah menanyakan kelengkapan, para pelaku mengajak korban untuk masuk ke mobil yang dipergunakan pelaku.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bogor Kota AKP Didik Purwanto semakin beraninya pelaku memakai nomor polisi, karena pelaku sudah mengetahui, jika yang bisa menghentikan kendaraan di jalan tol hanya polisi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kedua korban ini dibekap diikat kemudian dibawa oleh empat pelaku dan dibuang di kawasan Karawang tepatnya Tol Cikampek.
(stb)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Peluru Serse Polsek...
Peluru Serse Polsek Belawan Jebol Kaki Perampok Eks Mantan Napi Asimilasi
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
32 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved