BBM naik buruh ancam mogok kerja

Senin, 22 April 2013 - 18:38 WIB
BBM naik buruh ancam...
BBM naik buruh ancam mogok kerja
A A A
Sindonews.com - President Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, jika pemerintah tetap ngotot menaikan harga ВВМ, dipastikan para buruh akan melumpuhkan sektor industri seluruhnya.

Menurutnya, kenaikan harga ВВМ akan mempengaruhi harga beli buruh sebanyak 30%-80%.

"Jika daya beli buruh turun dipastikan akan berdampak luas terlebih ekonomi negara, karena buruh adalah mesin perekonomian," kata Said, Senin (22/4/2013).

Said mengatakan, kebijakan dalam menaikan harga ВВМ disaat menjelang pemilu dinilai sangatlah politis. Terlebih pemerintah belum menetukan kejelasan dalam pengalihan subsidi tersebut.

"Subsidi pupuk, ВВМ, solar belum jelas mau dialihkan kemana. Kebijakan ini sangatlah politis, karena menjelang pemilu," tegasnya.

Menurutnya, walaupun pemerintah akan mengalihkan ke cash money transport yang masuk kedalam keluarga harapan.

"Kebijakan pemerintah seperti membelah bamboo, yaitu meindungi yang kecil dan menggencet yang kaya. Padahal ini salah," kata dia.

Selain aksi menolak kenaiakan ВВМ, para buruh juga akan meminta program jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat bukan bertahap pada 2019, hal ini dikarenakan jaminan kesehatan harus diberikan kepada seluruh masyarakat bukan hanya 86,4 juta jiwa karena hal itu sudah dijamin di dalam UU.

"Kita akan minta refisi Peraturan Presiden (PP) No 12 Tahun 2013 tentang jaminan kesehatan," lanjutnya.

Selain itu buruh juga akan menolak upah murah dan minimun dan pengahupas perusahaan outsourcing di BUMN. Menurutnya, jika perusahaan negara menerapkan sistem outsourcing, maka perusahaan swasta akan menerapkan itu bahkan lebih parah.

Untuk itu para buruh akan menghentikan proses produksi jika tuntutan-tuntutan tersebut tidak dikabulkan. "Semua produksi akan lumpuh dan kawasan industri akan mogok.
(stb)
Berita Terkait
Ratusan Buruh Bongkar...
Ratusan Buruh Bongkar Gelar Demo di Gudang Bulog Kelapa Gading
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Massa Buruh Ogah Pulang,...
Massa Buruh Ogah Pulang, KASBI: Kami Bertahan, Menunggu Respons Pemerintah!
Buruh Ancam Gelar Aksi...
Buruh Ancam Gelar Aksi Nasional jika Program Tapera Tak Dibatalkan
May Day 2024, Massa...
May Day 2024, Massa Mulai Bergerak di Jalan MH Thamrin Menuju Patung Kuda
May Day, Massa Buruh...
May Day, Massa Buruh Mulai Long March dari Balai Kota Jakarta ke Patung Kuda
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved