Wali Kota Makassar larang siswa konvoi usai UN

Jum'at, 19 April 2013 - 19:02 WIB
Wali Kota Makassar larang...
Wali Kota Makassar larang siswa konvoi usai UN
A A A
Sindonews.com - Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengimbau para siswa agar tidak melakukan konvoi usai penyelenggaraan Ujian Nasional SMA dan sederajat pada Selasa 23 April mendatang.

Konvoi dengan kendaraan bermotor, menurut Ilham, bisa mengganggu kelancaran lalu lintas. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, konvoi pun dinilai rentan memunculkan perselisihan dengan pelajar dari sekolah lain.

Oleh karena itu, dia meminta pihak sekolah terus mengawasi perilaku siswa sehingga tidak ada aksi-aksi negatif yang dapat berujung pada malapetaka. “Jangan sampai nanti kecelakaan, pulang tinggal nama. Atau nanti malah tidak lulus,” ungkap Ilham, Jumat (19/4/2013).

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar juga disarankan untuk bekerja sama dengan aparat keamanan dalam mengantisipasi tindakan eforia siswa-siswa tersebut. Wali kota dua periode ini mengungkapkan, sebetulnya pihaknya tidak melarang siswa untuk mengekspresikan kegembiraannya karena telah melalui UN, selama disalurkan ke kegiatan-kegiatan yang bersifat positif.

“Melalui kegiatan positif, maka masyarakat tidak akan terganggu akan ekspresi kegembiraan para siswa usai UN, dibandingkan jika siswa melakukan konvoi atau aksi-aksi negatif lainnya,” katanya.

Terpisah Ketua Komisi D Swarno Sudirman menyambut baik imbauan wali kota yang meminta siswa kelas III agar tidak melakukan konvoi jika Ujian Nasional telah usai. Karena itu, bila ada pelajar yang nekat konvoi, polisi tidak boleh segan menyetop dan membubarkannya. "Kalau ada yang melakukan konvoi di jalan dibubarkan saja," katanya.

Menurut Swarno, perayaan kelulusan dengan melakukan konvoi di jalan akan mengganggu pengguna jalan lainnya. Selain itu, kebanyakan siswa yang melakukan konvoi biasanya tidak memakai helm.

Karena itu, kepolisian sebaiknya melakukan pemberitahuan mengenai hal ini ke setiap sekolah melalui kepala sekolah masing-masing. “Kita berharap perayaan yang lebih bermanfaat dan produktif misalnya panggung gembira di sekolah," ujarnya.
(hyk)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved